SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – KA 18 Argo Sindoro menjadi kereta api pertama yang melintas pada jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu–Kalibodri setelah dilakukan normalisasi, Jumat (16/1/2026). Kereta api itu melintas dengan kecepatan terbatas 30 km/jam pada pukul 00.08 WIB.
Sebelumnya, terjadi luapan air di petak tersebut tepatnya jembatan KA nomor BH 111 KM 20+7/8. Setelah dilakukan dilakukan normalisasi dan rangkaian pemeriksaan prasarana dan dinyatakan aman untuk operasional terbatas.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa upaya normalisasi yang dilakukan secara intensif pascaluapan air di titik tersebut membuahkan hasil.
“Setelah dilakukan penanganan dan pengecekan menyeluruh, jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu - Kalibodri dinyatakan aman untuk dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas. Pembatasan ini diberlakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan perjalanan KA,” ujar Luqman.
Ia menambahkan bahwa untuk jalur hilir pada petak jalan Kaliwungu–Kalibodri, saat ini petugas KAI Daop 4 Semarang masih terus melakukan upaya normalisasi secara bertahap agar dapat segera kembali dioperasikan.
“Seiring dengan dibukanya jalur hulu, KAI Daop 4 Semarang tetap melakukan pengaturan pola operasi perjalanan KA guna meminimalkan dampak keterlambatan terhadap perjalanan kereta api lainnya. Namun demikian, beberapa perjalanan KA masih mengalami keterlambatan selama proses penanganan jalur hilir berlangsung,” tambahnya.
Luqman menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama KAI. Pemantauan kondisi jalur dilakukan secara intensif oleh petugas di lapangan untuk memastikan operasional kereta api berjalan aman dan andal.
KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses penanganan berlangsung.
Pelanggan diimbau untuk terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui petugas di stasiun, Contact Center KAI 121, aplikasi Access by KAI, serta kanal resmi KAI lainnya.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
