get app
inews
Aa Text
Read Next : Keluarga Bayi NA Dibantu LPSK, Polda Jateng Pastikan Tak Ada Intimidasi

Judi Online Masih Marak, Forum Jateng Gayeng Desak Polisi Tindak Tegas

Selasa, 18 Maret 2025 | 21:03 WIB
header img
Judi Online Masih Marak, Forum Jateng Gayeng Desak Polisi Tindak Tegas (Ist)

SEMARANG, iNEWSJOGLOSEMAR.ID – Tepat satu tahun setelah menggelar aksi mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah untuk menutup segala bentuk perjudian, organisasi masyarakat (Ormas) Forum Jateng Gayeng kembali menyoroti maraknya praktik judi di wilayah ini. Hingga kini, perjudian, baik judi online maupun togel, masih beroperasi di berbagai daerah seperti Blora, Kendal, Batang, Demak, serta sejumlah kota dan kabupaten lainnya.

Bahkan, Jawa Tengah kini menduduki peringkat ketiga terbesar di Indonesia dalam jumlah pemain judi online dan transaksi perjudian daring. Kondisi ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Forum Jateng Gayeng yang tetap berkomitmen dalam upaya pemberantasan perjudian yang dianggap sebagai penyakit sosial.

Ketua Forum Jateng Gayeng, Robbani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong aparat kepolisian untuk bertindak lebih tegas dalam memberantas perjudian di Jawa Tengah.

“Kami sangat prihatin dengan masih maraknya praktik perjudian yang merusak moral masyarakat dan melemahkan ekonomi rakyat kecil. Oleh karena itu, kami mendesak Polda Jawa Tengah untuk segera menindak tegas jaringan perjudian hingga ke akar-akarnya, termasuk para bandar dan pihak-pihak yang melindungi mereka,” tegas Robbani.

Selain melanggar Pasal 303 KUHP tentang perjudian, aktivitas ini dinilai memiliki dampak negatif yang luas, mulai dari peningkatan angka kriminalitas hingga kerusakan struktur ekonomi keluarga. Forum Jateng Gayeng juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kapolrestabes Semarang dalam memberantas perjudian togel di Kota Semarang.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Forum Jateng Gayeng menegaskan akan terus mengawal pemberantasan perjudian dengan melakukan pengawasan sosial serta mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas perjudian kepada pihak berwenang. Bahkan, jika praktik ini terus berlangsung tanpa tindakan konkret dari aparat, mereka berencana menggelar aksi yang lebih besar bersama masyarakat guna menekan peredaran perjudian di Jawa Tengah.

“Ini bukan hanya sekadar gerakan satu tahun, tetapi perjuangan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam menolak segala bentuk perjudian dan mendorong penegakan hukum yang lebih tegas,” pungkas Robbani.

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut