92 Persen Penumpang Bandara Ahmad Yani Masih Rute Dalam Negeri, Luar Negeri 8 Persen
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang sepanjang Januari 2026 masih didominasi penerbangan domestik, dengan porsi mencapai 92 persen, jauh mengungguli penumpang rute internasional yang hanya berada di angka 8 persen.
Berdasarkan data PT Angkasa Pura Indonesia, dari total 201.392 penumpang yang dilayani selama Januari 2026, sebanyak 187.061 penumpang merupakan pengguna rute dalam negeri. Sementara itu, penumpang internasional tujuan Kuala Lumpur dan Singapura tercatat sebanyak 14.331 orang.
Jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 6,5 persen dibandingkan Januari 2025 yang mencatat 189.151 penumpang.
Tak hanya dari sisi penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami lonjakan signifikan. Selama Januari 2026 tercatat sebanyak 2.092 pergerakan pesawat mendarat dan lepas landas, meningkat 40,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.493 pergerakan.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta bertambahnya frekuensi penerbangan dari dan ke Semarang.
“Peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat menunjukkan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi serta semakin banyaknya jadwal penerbangan maskapai,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Adapun lima kota tujuan favorit penumpang dari Bandara Ahmad Yani selama Januari 2026 yakni Jakarta dengan porsi 47 persen, disusul Banjarmasin (11 persen), Pangkalanbun (7 persen), Balikpapan (7 persen), dan Denpasar (7 persen).
Sulistyo menegaskan, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan layanan kebandarudaraan yang andal melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan aspek keselamatan dan keamanan, serta kenyamanan pengguna jasa.
“Apalagi dalam waktu dekat akan memasuki periode Angkutan Lebaran 2026,” katanya.
Ia juga menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan lalu lintas udara sepanjang 2026.
“Capaian positif di awal tahun ini membuat kami optimistis menjaga momentum pertumbuhan penumpang sekaligus mendukung ekonomi, pariwisata, dan konektivitas Jawa Tengah,” pungkasnya.
Editor : Enih Nurhaeni