Tragedi KA Argo Bromo Anggrek Tewaskan 5 Orang, Polisi Minta Warga Setop Terobos Rel

Taufik Budi
Tragedi KA Argo Bromo Anggrek Tewaskan 5 Orang, Polisi Minta Warga Setop Terobos Rel. Foto: Ist

 

GROBOGAN, iNewsJoglosemar.id – Kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan sebuah mobil Toyota Avanza di Grobogan menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi pelintasan kereta api tanpa penjagaan.

Insiden tersebut terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan pada Jumat (1/5/2026) dini hari. Mobil yang membawa sembilan penumpang itu tertabrak kereta saat melintas di jalur sebidang tanpa palang pintu.

Akibat kejadian tersebut, lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban merupakan satu keluarga.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan tragedi ini menjadi pelajaran penting bahwa keselamatan di pelintasan kereta api harus menjadi prioritas utama.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru saat hendak melintasi rel, terutama pada jalur yang tidak memiliki palang pintu maupun petugas penjaga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat hendak melewati pelintasan kereta api. Lebih baik berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas,” tegasnya.

Menurut Artanto, kebiasaan menerobos tanpa memastikan kondisi sekitar menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan fatal di pelintasan kereta api.

Polda Jateng juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penanganan kejadian, tetapi juga aktif melakukan edukasi dan pencegahan agar angka kecelakaan dapat ditekan.

Selain investigasi teknis melalui tim TAA, polisi juga akan terus memperkuat sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Karena pada akhirnya, satu keputusan untuk berhenti sejenak bisa menyelamatkan banyak nyawa.

 

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network