Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tempat Hiburan Wajib Tutup Selama Ramadan, Satpol PP Pantau Karaoke dan Klub Malam
Advertisement . Scroll to see content

Pasangan Mesum Tanpa Baju Saling Tindih Hubungan Intim di Warung Lesehan

Rabu, 20 Juli 2022 | 06:22 WIB
  • author Yudha Bahar
Pasangan Mesum Tanpa Baju Saling Tindih Hubungan Intim di Warung Lesehan
Pasangan Mesum Tanpa Baju Saling Tindih Hubungan Intim di Warung Lesehan (Foto: iNewsTV/Yudha Bahar)

DELI SERDANG - Sejumlah pasangan mesum tanpa baju saling tindih hubungan intim di warung lesehan yang kondisinya terbuka. Mereka pun tak berkutik ketika digerebek petugas gabungan dari Kecamatan Labuhan Deli, dan Satpol PP Kabupaten Deli Serdang.

Pasangan mesum tersebut digerebek petugas gabungan di sejumlah warung lesehan yang ada di sepanjang Jalan Veteran Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Selasa (19/7/2022) sore. Petugas menyisir sejumlah warung lesehan.

BACA JUGA:

Wanita Satpol PP Asyik VCS Buka Baju Pamer Dada, Wakil Rakyat Geram

Saat petugas Satpol PP mendatangi satu persatu warung lesehan, didapati pasangan bukan suami istri dalam kondisi tanpa mengenakan baju tengah asyik berhubungan badan. Gilanya, mereka melakukannya di warung lesehan yang kondisinya terbuka.

Warung lesehan tersebut hanya disekat dengan anyaman bambu, dan beralaskan karpet. Tidak ada pintu yang menutup tempat lesehan itu, sehingga pasangan mesum itu berhubungan badan di balik anyaman bambu penyekat.

BACA JUGA:

Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Blora Diawaki Lettu Pnb Allan Safitra, Mayor Yudha: Bismillah!

BACA JUGA:

Cerita Ahmad Luthfi Sebelum Jadi Jenderal Polisi Redam Konflik SARA di Solo

Camat Labuhan Deli, Eddy Siregar mengatakan, selama ini sudah sering menerima laporan dari masyarakat tentang keberadaan lesehan yang meresahkan, karena kerap dijadikan tempat mesum.

"Ada sebanyak 10 pasangan mesum yang berhasil kami ringkus dari lima lokasi berbeda. Untuk sementara kami lakukan pembinaan di Kantor Camat Labuhan Deli, dan KTP nya sementara kami tahan selama proses pembinaan," tegas Eddy.

BACA JUGA:

6.000 Dokter Spesialis Penyakit Dalam Kongres di Semarang, Ini Hasilnya!

 

Editor: M Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut