Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 16 Tahun Mengabdi Jadi Linmas Tanpa Gaji, Mbah Endro: Saya Ikhlas
Advertisement . Scroll to see content

Mengenang Pertempuran Lima Hari di Semarang: dr Kariadi Gugur Ditembak Tentara Jepang

Selasa, 17 Oktober 2023 | 06:15 WIB
  • author Taufik Budi
Mengenang Pertempuran Lima Hari di Semarang: dr Kariadi Gugur Ditembak Tentara Jepang
Mengenang Pertempuran Lima Hari di Semarang: dr Kariadi Gugur Ditembak Tentara Jepang (Ist)

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id - Tanggal 15 - 19 Oktober 1945, memiliki catatan sejarah penting di Kota Semarang karena terjadinya Pertempuran Lima Hari antara rakyat Indonesia melawan Tentara Jepang. Peristiwa ini memiliki akar penyebab yang sangat signifikan.

Dilansir dari wikipedia, pertempuran lima hari ini bermula dari tawanan Jepang yang melarikan diri saat akan dipindahkan dari Cepiring ke Bulu. Setelah kaburnya tawanan Jepang, Tentara Jepang melancarkan serangan mendadak kepada warga sipil, bahkan beredar kabar mereka telah mencemari cadangan air minum warga Semarang dengan racun.

Untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, dr. Kariadi melakukan uji laboratorium. Namun, tragisnya, dr. Kariadi ditembak oleh Tentara Jepang, yang memicu kemarahan rakyat Semarang hingga terjadinya pertempuran. Sebagai penghormatan terhadap dr. Kariadi yang gugur pada usia 40 tahun, namanya diabadikan sebagai nama rumah sakit di Kota Semarang.

Kronologi peristiwa ini dimulai pada 1 Maret 1942, ketika Tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa. Tujuh hari setelahnya, pada 8 Maret, pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Tentara Jepang. Sejak saat itu Indonesia pun diduduki Tentara Jepang.

Editor: M Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut