get app
inews
Aa Text
Read Next : Sakit Hati ke PT KAI, Remaja Ini Bakar Gerbong Kereta di Stasiun Tugu

6 Putra Papua Terbang ke Jepang Berkat Beasiswa Bis Gemas

Senin, 31 Maret 2025 | 23:27 WIB
header img
6 Putra Papua Terbang ke Jepang Berkat Beasiswa Bis Gemas (Ist)

YOGYAKARTA, iNEWSJOGLOSEMAR.ID - Enam putra Papua Barat Daya resmi berangkat ke Jepang melalui program Beasiswa Generasi Emas (Bis Gemas) Vokasi Jepang, sebuah kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Yayasan Bejana Kasih Bumi Papua Yogyakarta. Mereka akan melanjutkan pendidikan bahasa Jepang di Tokyo International Exchange College dan Japan Language Academy. 

Program ini menjadi bukti nyata komitmen Papua Barat Daya dalam meningkatkan kualitas generasi muda agar semakin kompetitif di tingkat internasional, sebagai modal utama menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Program Bis Gemas merupakan komitmen menuju Indonesia Emas 2045. Pendidikan vokasi di Jepang menjadi langkah strategis untuk membentuk karakter profesional dengan etos kerja tinggi dan inovasi teknologi Jepang. Ini bertujuan mencetak manusia internasional yang berkontribusi bagi tanah air serta mengharumkan Papua Barat Daya dan Indonesia di kancah global,” ujar Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan yang dibacakan oleh Wiwik Indriyani, perwakilan Disdikpora DIY.

Keberangkatan enam siswa Papua Barat Daya ini menjadi bukti nyata keseriusan Program Bis Gemas dalam mencetak generasi unggul berkompetensi global. Mereka tidak hanya membawa harapan keluarga dan daerah asal, tetapi juga semangat untuk membangun Indonesia yang lebih maju.

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, S.H., M.Si., menyampaikan rasa bangga serta harapan besar agar keenam siswa ini mampu bersaing sebagai manusia cerdas yang dapat mengharumkan nama Indonesia, khususnya Papua Barat Daya. 

“Saya harap siswa yang telah lulus ke Jepang tidak hanya bersaing dalam kancah pendidikan internasional, tetapi juga mampu menyerap budaya, ilmu, dan inovasi teknologi dari Jepang yang nantinya dapat berguna untuk pemberdayaan dan pembangunan tanah air, khususnya Papua Barat Daya,” ujar Adolof.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan pendidikan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan taraf kehidupan keluarga mereka di Papua. Dengan pengalaman dan keterampilan yang diperoleh di Jepang, para siswa diharapkan dapat kembali ke tanah air dengan bekal ilmu yang dapat diterapkan dalam berbagai sektor pembangunan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bejana Kasih Bumi Papua, Nerius Albertus Tulalessy, mengungkapkan kebanggaannya dapat berperan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya dari Papua Barat Daya. 

"Menjadi suatu kebanggaan bagi Yayasan Bejana Kasih Bumi Papua Yogyakarta untuk menjadi wadah dalam membentuk sumber daya manusia generasi emas menuju masa keemasan Indonesia 2045. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah dan kalangan pendidikan luar negeri guna mencetak para pemimpin dan entrepreneur masa depan,” kata Nerius.

Dengan semangat membangun Indonesia dari Papua, program Bis Gemas Vokasi Jepang diharapkan terus berlanjut sebagai jembatan bagi anak-anak Papua Barat Daya untuk meraih pendidikan berkualitas dan menjadi agen perubahan bagi bangsa dan negara.

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut