Adaptasi Zaman Digital, Kodam IV/Diponegoro Kembangkan Podcast Penerangan
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Kodam IV/Diponegoro terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dalam menyampaikan informasi kepada publik. Melalui jajaran penerangan, Kodam IV/Diponegoro kini menyiapkan media podcast sebagai ruang dialog santai yang bertujuan mengedukasi masyarakat terkait program, tugas, dan peran TNI Angkatan Darat dalam pembangunan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro Kolonel Inf Inf Andy Soelistyo saat peringatan Hari Penerangan TNI AD ke-75 di Makodam IV/Diponegoro.
Kolonel Andy menjelaskan, selama 75 tahun pengabdian, Penerangan TNI AD memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi, baik ke internal satuan maupun kepada masyarakat luas. Penerangan bertugas menyampaikan informasi sekaligus memberikan klarifikasi terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab TNI.
“Apabila masih ada pertanyaan dari masyarakat terkait peran dan tugas TNI, itulah tanggung jawab kami di bidang penerangan untuk menjelaskan secara terbuka dan benar,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan penerangan sangat penting dalam memastikan informasi yang diterima masyarakat bersumber dari data yang valid dan sesuai fakta. Sinergi dengan insan media pun terus diperkuat agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Dalam mendukung tugas tersebut, Penerangan Kodam IV/Diponegoro juga menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan perangkat videografi, kamera, hingga drone kini menjadi bagian dari sarana utama penerangan, terutama untuk kebutuhan publikasi kegiatan TNI.
Sejalan dengan itu, Kodam IV/Diponegoro mulai merintis pengembangan podcast sebagai media komunikasi alternatif. Saat ini, konsep podcast masih dilakukan secara outdoor, namun ke depan diharapkan dapat memiliki ruang podcast khusus.
“Podcast ini dirancang sebagai acara ngobrol santai, namun tetap mengandung nilai edukasi. Harapannya, bisa menjadi ruang berbagi pengetahuan dan bertukar gagasan untuk kemajuan masyarakat,” kata Kolonel Andy.
Editor : Enih Nurhaeni