get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Pekalongan Tak Kunjung Surut, Warga Telepon Wagub Jateng

Rusak Diterjang Banjir, Jembatan Macanan Dibangun Kembali Rp2,5 Miliar

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:46 WIB
header img
Rusak Diterjang Banjir, Jembatan Macanan Dibangun Kembali Rp2,5 Miliar. (Foto: Taufik Budi).

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id — Raut bahagia terpancar dari wajah warga Dusun Macanan, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, setelah jembatan penghubung desa selesai dibangun dan kembali bisa digunakan. Infrastruktur vital yang sempat rusak akibat banjir bandang itu kini menjadi harapan baru bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat.

Ratusan warga memenuhi kawasan jembatan baru itu untuk mengikuti peresmian sekaligus menyaksikan pertunjukan Tari Topeng Ireng, kesenian khas lereng Gunung Merbabu. Salah satunya adalah Juwanto (62), warga Dusun Macanan, yang selama jembatan rusak harus menempuh jalur memutar sejauh hampir empat kilometer untuk beraktivitas.

“Alhamdulillah sekarang sudah jadi. Dulu kalau mau ke pasar atau ngangkut hasil panen harus mutar sampai Jetak, jauh sekali. Sekarang sudah dekat lagi,” ujar Juwanto, kakek enam cucu yang kini tengah menantikan kelahiran buyut pertamanya.

Dia mengungkapkan, sebelum jembatan diperbaiki, warga kesulitan mengangkut hasil pertanian dan bepergian. Akses anak-anak menuju sekolah pun menjadi tidak mudah.

“Sekarang anak-anak sekolah juga lebih gampang. Kami sangat bersyukur. Apalagi sebentar lagi mau Bulan Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, jadi lalu lintas akan semakin ramai. Alhamdulillah sudah bisa digunakan,” tambahnya.

Proyek Prioritas Pemkab Semarang

Perbaikan Jembatan Macanan merupakan bagian dari 642 proyek pembangunan yang diselesaikan Pemerintah Kabupaten Semarang sepanjang tahun 2025, dengan total nilai anggaran mencapai Rp228,9 miliar.

Jembatan Macanan dibangun kembali dengan anggaran sekitar Rp2,5 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah. Jembatan tersebut sebelumnya ambrol diterjang banjir bandang yang membawa material batu dan pasir, pascakebakaran hutan di kawasan Gunung Merbabu pada 2024.

Selain Jembatan Macanan, sejumlah proyek strategis lain juga diresmikan, di antaranya pembangunan jalan dan drainase kawasan kumuh Penawangan, ruang terbuka hijau Kaliwungu, TPS3R Senden, pembangunan gedung Inspektorat, hingga fasilitas kesehatan.

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha mengatakan, pembangunan jembatan menjadi prioritas karena menyangkut akses utama warga.

“Jembatan ini rusak sejak 2024 akibat banjir dari Gunung Merbabu. Tahun ini kita perbaiki dengan anggaran Rp2,5 miliar agar akses warga kembali normal,” ujarnya didampingi Wakil Bupati Nur Arifah, Rabu (28/1/2026).

Selain jembatan, Pemkab Semarang juga memperbaiki talud di Dusun Gedong, Desa Tajuk, yang sebelumnya longsor, dengan anggaran sekitar Rp645 juta.

“Ada juga pembangunan jalan, jalan usaha tani, jaringan irigasi tersier untuk mendukung ketahanan pangan, serta fasilitas pelayanan publik seperti puskesmas dan kantor kelurahan,” jelas Ngesti.

Didukung APBD, Bankeu, dan DAK

Ngesti menambahkan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Semarang didukung berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBD, bantuan keuangan provinsi, hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

Salah satunya pembangunan ruas jalan Butuh–Tengaran hingga Koramil Getasan yang memperoleh alokasi dana Inpres sekitar Rp31 miliar.

“Secara bertahap desa-desa akan terus kita sentuh pembangunan sesuai kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.

Realisasi APBD Capai 95 Persen

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valento Soekendro menjelaskan, total belanja daerah APBD 2025 mencapai Rp2,78 triliun.

Anggaran tersebut digunakan untuk:

- Belanja operasi: Rp2,08 triliun

- Belanja modal: Rp302 miliar

- Belanja tidak terduga: Rp10 miliar

- Belanja transfer: Rp391 miliar

Realisasi fisik pembangunan mencapai 95,56 persen, sedangkan realisasi keuangan mencapai 94,78 persen.

“Kami berharap hasil pembangunan ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut