get app
inews
Aa Text
Read Next : Perwira TNI AD Diuji Renang Militer 50 Meter, Pakai Helm dan Senjata Laras Panjang

Kecelakaan di Semarang! Truk Gagal Nanjak Tabrak Kendaraan di Belakang, 1 Orang Tewas

Minggu, 08 Februari 2026 | 20:53 WIB
header img
Dump Truk Pasir Gagal Nanjak, Sopir Truk di Belakang Tewas Terhimpit. (Foto: ist)

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di tanjakan Jlegong, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Minggu (8/2/2026). Insiden yang melibatkan dua truk itu mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani mengatakan, kecelakaan terjadi pukul 10.00 WIB di jalur tanjakan yang kerap dilalui kendaraan berat.

“Betul telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Tanjakan Jlegong, wilayah Desa Bedono, Kecamatan Jambu. Kendaraan yang terlibat adalah truk dump bermuatan pasir dan truk bak kayu, keduanya berjalan searah dari Temanggung menuju Bawen,” ujar AKP Lingga.

Kronologi kejadian disampaikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani. Dia menjelaskan, truk bermuatan pasir bernomor polisi B 9850 TYV yang dikemudikan Prayitno (60) warga Kabupaten Demak mengalami gagal menanjak hingga mesin mati.

“Pengemudi dump truck berusaha melakukan pengereman saat mengetahui kendaraan tidak kuat menanjak, namun upaya tersebut gagal sehingga truk berjalan mundur,” jelas Iptu Handriani.

Di belakang truk pasir tersebut, melaju truk bak kayu bernomor polisi B 9728 TDC yang dikemudikan Santoso (45) warga Kabupaten Gunungkidul, DIY. Jarak yang sudah terlalu dekat, truk bak kayu diduga tidak sempat menghindar.

“Dump truck yang berjalan mundur menabrak truk bak kayu hingga kendaraan tersebut terperosok ke dalam parit sedalam kurang lebih lima meter,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk bak kayu tewas di lokasi karena terhimpit kendaraan dump bermuatan pasir.

Hingga Minggu pukul 19.30 WIB, proses evakuasi kedua kendaraan masih berlangsung. Satlantas Polres Semarang mengerahkan tiga unit derek, dengan bantuan petugas BPBD dan Damkar.

Peristiwa ini juga berdampak pada arus lalu lintas di jalur penghubung Semarang–Yogyakarta, yang sempat mengalami antrean kendaraan. Untuk mengurai kepadatan, petugas melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup dua arah selama proses evakuasi berlangsung.

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut