Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diminati 84.637 Pendaftar di SNBT 2026, Sekolah Vokasi UGM Jadi Fakultas Terfavorit
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Soal Geser Apoteker ke Ritel, Ini Alasan BPOM Perketat Aturan Obat Bebas

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:40 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Bukan Soal Geser Apoteker ke Ritel, Ini Alasan BPOM Perketat Aturan Obat Bebas
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluruskan simpang siur terkait terbitnya Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026. Foto: Ist

YOGYAKARTA, iNewsJoglosemar.id  – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluruskan simpang siur terkait terbitnya Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026. BPOM menegaskan bahwa regulasi baru ini bukan mengatur kewajiban penempatan apoteker di setiap minimarket atau supermarket, melainkan untuk memperkuat sistem pengawasan obat nasional demi meningkatkan perlindungan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat BPOM RI, dr. William Adi Teja, dalam Focus Group Discussion (FGD) di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. William menjelaskan bahwa penjualan obat bebas dan obat bebas terbatas di ritel modern sebenarnya sudah lama terjadi sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan konsumen.

Namun, sebelum aturan ini terbit, BPOM memiliki keterbatasan dalam menjatuhkan sanksi administratif jika ada pelanggaran di fasilitas non-kefarmasian tersebut. Melalui regulasi baru ini, BPOM kini bisa melakukan pembinaan dan penegakan hukum administratif secara lebih efektif tanpa harus langsung mengedepankan jalur pidana.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut