Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nostalgia 1953, KA Merbabu Kini Tampil Jadul dengan Livery Hijau Kuning Era DKA
Advertisement . Scroll to see content

16 Tahun Mengabdi Jadi Linmas Tanpa Gaji, Mbah Endro: Saya Ikhlas

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:01 WIB
  • author Taufik Budi
16 Tahun Mengabdi Jadi Linmas Tanpa Gaji, Mbah Endro: Saya Ikhlas
16 Tahun Mengabdi Jadi Linmas Tanpa Gaji, Mbah Endro: Saya Ikhlas. Foto: iNewsJoglosemar.id/Taufik Budi

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Namanya Endro Aryawan. Usianya 51 tahun. Sudah punya satu cucu. Sehari-hari, ia bekerja sebagai karyawan swasta. Tapi ada satu peran lain yang ia pegang sejak 2010 yakni anggota Linmas. Enam belas tahun mengabdi, tanpa gaji sepeser pun.

Endro tinggal di Bandengan, Kendal, Jawa Tengah. Setiap hari, ia membantu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Bukan karena upah. Bukan karena jabatan. Tapi karena satu kata yang ia ucapkan berulang kali: ikhlas.

"Saya ikut anggota Linmas sejak tahun 2010," ujarnya saat ditemui di sela Apel Akbar Satlinmas di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu, 30 September 2026.

Mengabdi untuk Lingkungan

Bagi Endro, menjadi Linmas bukan sekadar tugas. Ia memandangnya sebagai pengabdian kepada masyarakat. Pengamanan lingkungan, agar warga tetap merasa aman dan nyaman.

"Kita mengabdi untuk masyarakat, pengamanan lingkungan agar tercipta masyarakat yang tetap kondusif, dengan keadaan lingkungan yang tetap terjaga ketertiban dan keamanannya untuk warga di lingkungan kita," katanya.

Kegiatan yang ia jalani tidak terbatas pada penjagaan. Endro juga terlibat dalam kegiatan sosial, gotong royong, kebersihan lingkungan, hingga membantu warga yang kesulitan.

"Kegiatan sosial juga, gotong royong, kebersihan lingkungan, jaga keamanan, juga membantu warga dalam kesulitan," ujarnya.

Tanpa Gaji, Tetap Ikhlas

Linmas adalah organisasi yang anggotanya tidak menerima gaji tetap. Honor hanya didapat pada event-event tertentu, seperti pemilu. Endro tahu betul hal itu. Tapi ia tidak mempermasalahkannya.

"Linmas ini kan enggak ada gaji. Kenapa tertarik? Karena memang kita ingin pengabdian pada negara. Pengabdian pada negara dari diri kita sendiri, sekaligus mengabdi kepada lingkungan," katanya.

Di usianya yang sudah 51 tahun, Endro masih berbadan tegap dan terlihat aktif dalam berbagai kegiatan. Bahkan, ia turut berebut untuk berfoto bersama dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda yang hadir di lokasi acara.

"Sering. Diklat juga kegiatan jati diri, penggemblengan, ikut perkemahan juga, untuk kita agar tetap berjiwa kepatriotan untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Keluarga Mendukung

Endro bersyukur keluarganya tidak mempermasalahkan pengabdiannya. Istri dan anak-anaknya justru mendukung.

"Enggak dikomplain sama keluarga, istri, anak. Keluarga juga merasa senang ikut membantu keamanan lingkungan kita agar tetap aman," katanya.

Ia kini juga sudah memiliki seorang cucu. Namun hal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk terus mengabdi.

Bagian dari 8.000 Linmas se-Jawa Tengah

Endro adalah satu dari 8.000 anggota Satlinmas yang hadir dalam Apel Akbar Satlinmas di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang. Apel ini digelar dalam rangka menyambut Hari Kesaktian Pancasila, mengenang jasa para pahlawan bangsa, sekaligus pengukuhan DPD-DPC ASLINMAS se-Provinsi Jawa Tengah serta DPC ABPEDNAS kota se-Jawa Tengah.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi besar Satlinmas di Jawa Tengah. Jaksa Agung Muda Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., juga turut hadir langsung. Ia memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan apel akbar yang mampu menghimpun ribuan Satlinmas dari berbagai daerah.

"Apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya penyelenggaraan Apel Akbar ini. Saya juga menyampaikan selamat kepada jajaran DPD ASLINMAS dan ABPEDNAS Jawa Tengah atas perkembangan organisasi dan capaian keanggotaan yang telah menjadi yang terbesar se-Indonesia," ujar Prof. Reda.

Prof. Reda juga menegaskan pentingnya penguatan struktur organisasi ASLINMAS dan ABPEDNAS di daerah. Menurutnya, keberadaan organisasi ini harus mampu memberikan manfaat langsung bagi anggota dan masyarakat.

"Saya berharap penguatan struktur organisasi ini dapat diikuti dengan semakin banyak program yang menyentuh kebutuhan anggota dan masyarakat secara langsung," tambahnya.

Pengukuhan DPD ASLINMAS dan ABPEDNAS

Momentum penting lainnya adalah pengukuhan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Teguh Subroto, S.H., M.H., sebagai Ketua DPD ASLINMAS Jawa Tengah sekaligus Ketua Pembina ABPEDNAS Jawa Tengah. Kepengurusan ABPEDNAS di enam kota di Provinsi Jawa Tengah juga dikukuhkan.

Dengan rangkaian pengukuhan tersebut, struktur ASLINMAS dan ABPEDNAS dinyatakan telah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jawa Tengah.

Program Pemberdayaan Ekonomi Anggota

Selain penguatan organisasi, perhatian juga diberikan terhadap program pemberdayaan ekonomi anggota. Di antaranya unit usaha Ayam Petelur Bahagia di Kabupaten Semarang dan Karanganyar, budidaya ikan air tawar sistem bioflok, pengembangan greenhouse, serta berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi lainnya.

Pada rangkaian Apel Akbar, ASLINMAS juga menyalurkan santunan berupa beras bahagia, makanan kemasan Gracious Food, dan Kopi Jaga Desa kepada 8.000 anggota Satlinmas yang hadir. DPP ASLINMAS membagikan CSR dari ANTAM, Pegadaian, Bank BSI, Koperasi Jaga Desa, Nindya Karya, Hutama Karya, dan Artha Graha Peduli berupa 21 bentor untuk mendukung kegiatan memilah sampah dalam rangka mensukseskan program Presiden Prabowo Indonesia Asri.

Suasana Apel Akbar semakin bersemangat saat Sekretaris Jenderal ASLINMAS dan ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, membuka semangat ribuan peserta melalui yel-yel "Jangan Lupa Bahagia". Seruan itu disambut serentak oleh ribuan Satlinmas hingga bergema di seluruh area Stadion Pandanaran.


 

 

 

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut