Ibu Rumah Tangga Berdaya dari Griya

Taufik Budi
Ibu Rumah Tangga Berdaya dari Griya

Pesanan Melonjak

Selama Ramadan, pesanan serundeng meningkat tajam. Banyak pelanggan dari berbagai daerah yang membeli serundeng sebagai oleh-oleh atau untuk hidangan lebaran. Serundeng sangat cocok dipadukan dengan sayur opor maupun rendang, sehingga permintaan naik drastis menjelang hari raya.

"Ramadan ini memang ramai pesanan. Banyak yang beli untuk stok lebaran atau oleh-oleh keluarga, baik yang varian manis maupun pedas," ujar Michelia.

Dengan modal awal yang relatif kecil, bisnis ini cukup menguntungkan bagi Michelia. Omzetnya bisa mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per bulan. Meski ada potongan administrasi marketplace, ia merasa masih mendapatkan keuntungan yang layak.

"Penjualan online memang ada biaya administrasi, tapi ini seperti biaya sewa toko. Masih masuk akal dan menguntungkan,. Sampai sekarang toko saya mendapatkan rating bintang 4.9 dengan 142 pengikut," tuturnya.

Serundeng yang dijualnya memiliki beberapa pilihan kemasan, mulai dari 125 gram, 500 gram, hingga 1 kg. Dengan pilihan ini, pelanggan bisa membeli sesuai dengan kebutuhan mereka.

Meski sudah berjualan cukup lama, Michelia mengaku belum memiliki merek sendiri. Ia masih menggunakan merek asli dari produsen. Menurutnya, membuat merek sendiri membutuhkan modal tambahan yang belum ia siapkan.

"Saya masih memakai merek Srundeng Rahayu karena kalau buat brand sendiri ada biaya tambahan lagi untuk pengemasan dan sebagainya, sementara saya masih fokus jualan dan mengurus anak-anak," katanya.

"Saya juga menjalin komunikasi yang baik dengan Bu Yayuk (pemilik UMKM Srundeng Rahayu). Beliau sangat mendukung saya pada penjualan di marketplace Shopee ini, termasuk jika ada permintaan dalam jumlah besar saya langsung komunikasikan," beber dia. 

Salah satu keunggulan berjualan online menurut Michelia adalah kemudahan dalam transaksi dan pengiriman. Marketplace seperti Shopee kerap menyediakan fitur gratis ongkir dan promo diskon yang menarik bagi pelanggan.

"Saya sering beli juga untuk kebutuhan rumah tangga karena banyak promo dan gratis ongkir. Jadi, selain jualan, saya juga sering belanja online," imbuhnya.

Pengalaman Michelia ini sejalan dengan Ika Yuanita, pemilik UMKM Kingkaf yang juga fokus berjualan di Shopee. Ika menjual berbagai produk seperti sale pisang, tahu bakso, dan teh rempah, dengan permintaan yang cukup tinggi.

"Kemarin ada pelanggan yang beli 30 pack sale pisang ke Jakarta untuk dibawa umrah. Pelanggan itu cari yang bisa dikirim cepat dan free ongkir, makanya saya arahkan untuk pakai Shopee," ujar Ika.

Menurut Ika, salah satu keuntungan berjualan di marketplace adalah adanya sistem pembayaran digital seperti ShopeePay. Hal ini memudahkan pelanggan dalam bertransaksi dan meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap toko online.

"Ada fitur pembayaran ShopeePay yang memudahkan pelanggan, selain itu ada diskon tambahan juga. Ini membantu meningkatkan penjualan," katanya.

Shopee juga memiliki tim marketing yang membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis mereka. Tim ini memberikan pendampingan dan memastikan penjual bisa memanfaatkan fitur marketplace secara maksimal.

"Mereka cukup membantu, misalnya kalau ada kendala dalam transaksi atau butuh promosi tambahan, bisa dikonsultasikan," jelas Ika.

Baik Michelia maupun Ika sepakat bahwa berjualan di marketplace memberikan banyak kemudahan, terutama bagi ibu rumah tangga yang ingin tetap produktif dari rumah. Mereka bisa mengurus keluarga sambil tetap menjalankan usaha tanpa harus meninggalkan rumah.

Editor : Enih Nurhaeni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network