SEMARANG, iNewsJoglosemar.id - Menjelang azan Magrib berkumandang, suasana di atrium The Park Mall Semarang semakin ramai. Ratusan pengunjung yang tengah ngabuburit memadati area panggung utama Dekranasda Jawa Tengah Modest & Iftar Fest (D’Modifest) 2026. Di momen itulah, para santri dan santriwati SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo unjuk kostum jelang buka puasa.
Fashion show Ramadan tersebut menjadi salah satu agenda utama D’Modifest 2026 yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah bersama Dekranasda Jawa Tengah pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026. Event ini menghadirkan expo, workshop, hiburan, dan peragaan busana modest yang menyedot perhatian publik.
SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo menjadi satu-satunya SMK dari Jawa Tengah yang dipercaya tampil dalam sesi fashion show utama atas arahan Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin. Kesempatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah berbasis pesantren tersebut.
Koleksi “Tapak Dara” Curi Perhatian
Enam kostum bertajuk “Tapak Dara” diperagakan oleh empat santriwati dan dua santri. Koleksi ini terinspirasi dari bunga tapak dara yang melambangkan ketangguhan dan harapan. Warna krem, putih, dan sentuhan pink lembut mendominasi desain, menciptakan kesan anggun namun tetap kuat.
Seluruh busana merupakan hasil karya siswa jurusan Desain Produksi Busana (DPB). Prosesnya dimulai dari pembuatan sketsa, pemilihan bahan, pembuatan pola, menjahit hingga finishing. Semua dikerjakan oleh para siswa dengan pendampingan guru produktif.
Kepala SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo, Achmad Abdul Fatah, menyampaikan bahwa persiapan koleksi ini memakan waktu sekitar satu setengah bulan.
“Anak-anak mengerjakan semuanya sendiri. Ini bukan sekadar tugas sekolah, tetapi pengalaman nyata tampil di panggung besar,” ujarnya.
Santri Percaya Diri di Panggung Fashion
Penampilan para santri jelang buka puasa menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah suasana Ramadan, mereka menunjukkan bahwa santri tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga mampu bersaing di dunia industri kreatif.
Sistem boarding school yang diterapkan sekolah memungkinkan pembinaan intensif, baik dalam keterampilan vokasi maupun karakter. Latihan modeling pun dilakukan secara khusus agar para siswa siap tampil maksimal di hadapan publik.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
