SEMARANG, iNewsJoglosemar.id — Kabar menggembirakan datang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. Memasuki tahun 2026, fakultas ini berhasil naik peringkat di level global dan semakin dilirik sebagai salah satu pusat pendidikan ilmu sosial terbaik di Indonesia.
Berdasarkan hasil QS World University Rankings 2026, FISIP Undip kini berada di posisi 451–500 dunia untuk rumpun Social Sciences & Management. Pencapaian ini naik dari sebelumnya di rentang 501–550 dunia.
Kenaikan ini bukan sekadar angka. Ini menjadi sinyal kuat bahwa kualitas akademik, reputasi internasional, hingga kontribusi keilmuan FISIP Undip terus berkembang dan diakui secara global.
Dekan FISIP Undip, Teguh Yuwono, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen kampus.
“Ini buah dari kolaborasi semua pihak, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni. Kami bersyukur, tapi juga menjadikan ini sebagai tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas,” ujarnya.
Di tingkat nasional, performa FISIP Undip juga tak kalah impresif. Berdasarkan pemeringkatan EduRank 2026, hampir seluruh program studi unggulan masuk jajaran lima besar terbaik di Indonesia.
Ilmu Administrasi Publik bahkan menempati peringkat pertama nasional. Disusul Ilmu Pemerintahan di posisi kedua, Administrasi Bisnis di posisi ketiga, Ilmu Komunikasi di posisi keempat, dan Hubungan Internasional di posisi kelima.
Artinya, kekuatan FISIP Undip tidak hanya ada di satu jurusan, tapi merata di berbagai bidang.
Dalam beberapa tahun terakhir, FISIP Undip juga terlihat semakin serius memperluas jejaring global. Salah satunya melalui program double degree dengan University of Queensland, serta kerja sama dengan berbagai kampus di Asia dan Amerika.
Selain itu, kehadiran dosen tamu internasional dan profesor praktisi membuat suasana belajar lebih terbuka dan berkelas dunia. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga mendapatkan perspektif global yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Tak kalah penting, lulusan FISIP Undip juga semakin cepat terserap di dunia kerja. Banyak alumni yang sudah bekerja kurang dari enam bulan setelah lulus, baik di instansi pemerintah, perusahaan nasional, hingga korporasi multinasional.
Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di FISIP Undip bukan hanya kuat secara akademik, tapi juga relevan dengan kebutuhan industri.
Secara perlahan, FISIP Undip membangun dirinya sebagai center of excellence di bidang ilmu sosial. Mulai dari riset, kurikulum adaptif, hingga jejaring internasional terus diperkuat untuk menciptakan dampak nyata.
Teguh Yuwono pun menegaskan bahwa capaian ini tak lepas dari peran seluruh sivitas akademika.
“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak. Ke depan, program internasional akan terus diperkuat agar FISIP Undip semakin berdampak bagi masyarakat dan dunia,” tegasnya.
Capaian ini bisa jadi gambaran bahwa FISIP Undip bukan hanya kampus dengan reputasi nasional, tapi juga punya daya saing global. Lingkungan akademik yang kuat, peluang jejaring internasional, serta prospek karier yang jelas menjadi nilai tambah tersendiri.
---
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
