PEMALANG, iNewsJoglosemar.id - Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian dua atlet dayung Pemalang yang diduga tenggelam di Sungai Laes, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.
Pencarian atlet dayung Pemalang tersebut dilakukan sejak Minggu setelah keluarga melaporkan kedua remaja tidak kunjung pulang usai latihan dayung mandiri.
Kedua korban diketahui bernama Alfi (16) dan Alif (16), warga Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono mengatakan pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Laes dari lokasi awal korban berlatih hingga area bendungan.
Namun operasi pencarian terkendala kondisi cuaca dan minimnya pencahayaan di lokasi kejadian.
Selain itu, derasnya arus Sungai Laes juga membuat proses pencarian belum dapat dilakukan secara maksimal.
“Malam ini pencarian tim hentikan dulu dan akan dilanjutkan esok hari dengan rencana penyisiran dari lokasi awal mereka terlihat berlatih hingga di area bendungan, dan akan dilakukan penyelaman di area tersebut,” ujar Budiono.
Ia menambahkan, tim SAR gabungan juga akan melakukan penyisiran dari area bendungan menuju arah utara sungai.
“Juga akan dilakukan penyisiran dari bendungan ke arah Utara. Semoga besok kedua survivor bisa segera ditemukan tim,” pungkasnya.
Hingga Minggu malam, pencarian atlet dayung Pemalang di Sungai Laes masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama relawan dan warga sekitar.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
