DEMAK, iNewsJoglosemar.id – Musibah beruntun terjadi di Dusun Ngayon, Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Kamis (2/7/2026) malam. Seorang kakek bernama Supri (65) meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur saat berusaha mengambil air untuk memadamkan kebakaran yang melanda rumah anaknya.
Peristiwa bermula ketika rumah milik Nur Khasanah, anak korban, terbakar sekitar pukul 19.25 WIB. Mengetahui kobaran api, Supri bergegas membantu dengan menimba air dari sumur yang berada di depan rumah.
Namun di tengah kepanikan, korban diduga terpeleset saat menimba air hingga terjatuh ke dalam sumur yang memiliki kedalaman cukup signifikan.
"Jatuhnya pas menimba air. Kemungkinan pas menimba terpeleset dan kejebur sumur. Sumurnya cukup dalam juga," ujar Noval (23), kerabat korban.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan melakukan proses evakuasi.
Korban akhirnya berhasil diangkat dari dalam sumur dalam keadaan selamat dan masih sadar.
Namun suasana berubah menjadi duka ketika Supri melihat rumah anaknya sudah hangus dilalap api.
Diduga tidak kuat menahan keterkejutan melihat kondisi rumah yang ludes terbakar, korban mendadak pingsan.
Keluarga dan warga kemudian berupaya memberikan pertolongan serta memeriksa kondisi korban.
Saat dilakukan pengecekan, denyut nadi dan napas korban sudah tidak lagi terdeteksi.
"Awalnya sudah berhasil dievakuasi dan sadar. Tapi mungkin kaget atau shock rumah anaknya ludes terbakar Pak Dhe Pri meninggal. Padahal beliau orang baik terutama ke kerabatnya dan tetangga juga mengenal baik alm," lanjut Noval.
Kepergian Supri meninggalkan duka mendalam bagi keluarga maupun warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok yang baik dan suka membantu.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran telah berhasil memadamkan kobaran api yang menghanguskan rumah milik Nur Khasanah.
Hingga Kamis malam, petugas masih melakukan pendataan di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Selain itu, besaran kerugian material akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan.
Berdasarkan perkiraan sementara, nilai kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 juta.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa jenazah Supri rencananya akan dimakamkan pada Jumat (3/7/2026).
Peristiwa ini menjadi duka ganda bagi keluarga. Di tengah upaya menyelamatkan rumah dari amukan api, mereka harus kehilangan sosok ayah yang berusaha membantu memadamkan kebakaran. Hingga kini, penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan petugas berwenang.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
