Ibu Rumah Tangga Berdaya dari Griya

Tulang Punggung Ekonomi
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa UMKM memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Dalam berbagai situasi sulit, seperti krisis moneter 1998 dan pandemi Covid-19, UMKM terbukti menjadi sektor yang mampu bertahan dibandingkan korporasi besar yang mengalami kejatuhan.
"Sektor UMKM menjadi sektor yang diunggulkan, menangani, ataupun menjadi tulang punggung di tengah badai Covid. Tidak ada yang meragukan itu. Di saat mungkin korporasi-korporasi besar dulu lantah, terjerembak, jatuh, tapi UMKM bertahan," jelasnya.
Menurutnya, UMKM membutuhkan program kemitraan yang berkelanjutan untuk mendukung kelangsungan usaha. Selain kemitraan, Maman juga menekankan pentingnya bagi pengusaha UMKM untuk segera mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan produktivitas dan daya saing mereka.
Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM dapat bergabung dalam ekosistem digital. Upaya digitalisasi ini meliputi adopsi pembayaran non-tunai melalui QRIS, promosi digital, serta pemanfaatan platform online untuk memperluas pasar. Langkah-langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
Editor : Enih Nurhaeni