Membincang HAM: Pertaruhan Etika Demokrasi, Bukan Sekadar Kebebasan Berpendapat
Ia menutup materinya dengan pesan bahwa edukasi HAM di lingkungan kepolisian dilakukan secara berkelanjutan. “Edukasi HAM rutin dilakukan oleh Polda maupun Polres. Supaya dalam pelaksanaan tugas tidak terjadi pelanggaran HAM oleh petugas.”
Hal senada diungkapkan AKP Suprianto, Kanit Subdit Keamanan Negara Ditintelkam Polda Jateng. Ia menjelaskan bahwa sinergi antara dunia akademik dan aparat dibutuhkan agar pemahaman HAM dipahami secara proporsional di lingkungan mahasiswa.
“Kami bekerjasama dengan akademisi untuk memaknai Hari HAM Internasional. Kami menghadirkan Kepala LLDikti, akademisi, dan pembicara dari Polda untuk memberikan outcome kepada mahasiswa.”
Ia menekankan bahwa diskusi seperti ini relevan karena aksi penyampaian pendapat di ruang publik kerap rentan disalahgunakan. “Saat ini banyak aksi penyampaian pendapat yang ditunggangi pihak lain hingga menjadi anarkis.”
Terhadap risiko itu, Polda telah menyiapkan langkah antisipasi. “Kami lakukan deteksi dini dari intelijen dan kami sampaikan kepada pimpinan.”
Pihaknya juga menegaskan bahwa pemahaman HAM dalam internal kepolisian menjadi prioritas. “Dalam pelaksanaan tugas petugas dibekali HAM. Edukasi HAM itu rutin dilakukan supaya jangan sampai terjadi pelanggaran HAM oleh petugas.”
Editor : Enih Nurhaeni