Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Antisipasi Botoh Judi Pilkades 140 Desa, Begini Strategi Polres Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Simpang Lima Tanpa Kembang Api, Pemkot Semarang Gelar Doa Lintas Agama

Selasa, 30 Desember 2025 | 16:39 WIB
  • author Taufik Budi
Simpang Lima Tanpa Kembang Api, Pemkot Semarang Gelar Doa Lintas Agama
Simpang Lima Tanpa Kembang Api, Pemkot Semarang Gelar Doa Lintas Agama. Foto: Ist

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memutuskan tidak menyelenggarakan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Sebagai gantinya, perayaan akhir tahun akan diarahkan pada doa lintas agama serta penggalangan donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatra.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai wujud empati dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Untuk kembang api dari pemerintah kota, saya kira tidak. Biasanya memang ada di Simpang Lima, tetapi kemarin saya menyarankan kepada panitia agar tidak perlu kembang api,” ujar Agustina usai meninjau Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Simpang Lima, Selasa (23/12/2025).

Menurut Agustina, perayaan pergantian tahun tetap akan berlangsung, namun dengan konsep yang lebih bermakna. Pemkot Semarang akan mengajak masyarakat yang hadir untuk bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan serta harapan yang lebih baik di tahun mendatang.

“Doa itu penting sekali. Kita bersyukur atas perjalanan satu tahun dan berharap tahun 2026 menjadi lebih baik. Doanya lintas agama, melibatkan Kristen, Islam, dan agama-agama lainnya,” jelasnya.

Agustina menegaskan, kebijakan tersebut tidak melarang pihak swasta untuk menggelar perayaan malam tahun baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meski demikian, pemerintah berharap nilai kepedulian sosial tetap menjadi perhatian bersama.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari menegaskan bahwa Pemkot Semarang tidak mengadakan perayaan tahun baru berskala besar seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

“Menjelang pergantian tahun 2026, dari Pemerintah Kota Semarang tidak mengadakan pesta tahun baru. Di Simpang Lima akan ada pentas bersama dengan konsep doa lintas agama dan penggalangan donasi,” kata Indriyasari yang akrab disapa Iin.

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut