Dua Hari Banjir Pekalongan, 4.915 Tiket KA Dibatalkan
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat telah melayani 4.915 pembatalan tiket selama dua hari terakhir sebagai dampak gangguan perjalanan kereta api akibat genangan air di jalur KA petak Pekalongan–Sragi KM 88 dan KM 89.
Hingga Minggu (18/1/2026) pukul 10.00 WIB, jumlah pembatalan tersebut terdiri dari 3.253 penumpang pada Sabtu (17/1) dan 1.662 penumpang pada Minggu (18/1). Rinciannya, pada Sabtu tercatat 2.479 penumpang kelas ekonomi dan 761 penumpang kelas eksekutif, sementara pada Minggu terdapat 1.201 penumpang kelas eksekutif serta 474 penumpang kelas ekonomi.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak serta menegaskan komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam proses pembatalan tiket.
“KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat gangguan perjalanan ini. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Luqman.
Ia menjelaskan, pengembalian bea tiket dapat dilakukan dengan beberapa ketentuan, antara lain pengajuan refund paling lambat 7 hari sejak tanggal pembatalan. Selain itu, pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, maupun keterlambatan perjalanan berhak mendapatkan pengembalian dana penuh, termasuk untuk tiket terusan dan tiket pulang-pergi yang dikelola KAI Group.
Refund tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun Contact Center 121. Khusus pengajuan melalui Contact Center 121, pelanggan dapat menggunakan layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI untuk pengembalian bea 100 persen.
Sementara itu, KAI Daop 4 Semarang masih melakukan pemantauan intensif dan pemeriksaan teknis menyeluruh di lokasi terdampak. Curah hujan tinggi serta genangan air di lintasan menyebabkan sebagian jalur belum dapat dilalui secara aman.
Demi meminimalisir risiko perjalanan, KAI Daop 4 menerapkan berbagai langkah pengamanan, mulai dari rekayasa pola operasi, pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api.
“Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan tetap menjadi prioritas utama kami. KAI akan terus menyampaikan informasi terbaru seiring perkembangan penanganan di lapangan. Kami mengapresiasi kesabaran dan pengertian pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini,” tutup Luqman.
Editor : Enih Nurhaeni