get app
inews
Aa Text
Read Next : Fokus Ekonomi Kreatif, Karang Taruna Kabupaten Semarang Siap Antar UMKM Ekspor

Warga Tanjung Mas Semarang Kembangkan Greenhouse, Solusi Ketahanan Pangan Perkotaan

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:35 WIB
header img
Warga Tanjung Mas Semarang Kembangkan Greenhouse, Solusi Ketahanan Pangan Perkotaan. Foto: ist

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id— Di tengah padatnya kawasan perkotaan dan wilayah pesisir Kota Semarang, konsep pertanian modern berbasis greenhouse mulai tumbuh sebagai solusi baru bagi ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Warga RW 15 Kelurahan Tanjung Mas kini mengembangkan pertanian terpadu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan yang digelar pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi PT PLN Indonesia Power (PLN IP) UBP Semarang, dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, LPUBTN KAS, serta Pemerintah Kelurahan Tanjung Mas.

Sebanyak 30 perwakilan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Semarang hadir untuk belajar langsung dari kader lingkungan RW 15 Tanjung Mas, yang selama ini dikenal aktif mengembangkan pertanian perkotaan berbasis teknologi sederhana.

Dalam kesempatan tersebut, PLN Indonesia Power UBP Semarang menyerahkan bantuan fasilitas Pertanian Terpadu dan Greenhouse untuk memperkuat infrastruktur hijau yang dikelola warga. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjadi pusat pembelajaran bagi wilayah lain.

Officer Community Development PLN Indonesia Power UBP Semarang, Dadan Budiansyah, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berorientasi pada kemandirian masyarakat.

“Kami di PLN Indonesia Power tidak hanya berfokus pada keandalan energi, tetapi juga bagaimana energi tersebut bersinergi dengan lingkungan yang lestari. Dukungan fasilitas greenhouse dan pertanian terpadu ini kami harapkan menjadi katalisator bagi warga untuk terus berinovasi,” ujar Dadan.

Menurutnya, keberhasilan RW 15 Tanjung Mas menjadi narasumber bagi wilayah lain menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat telah berjalan dengan baik.

“Kami bangga melihat kader-kader lingkungan di sini mampu mentransfer ilmunya. Inilah definisi pemberdayaan yang sebenarnya,” tambahnya.

Keberadaan greenhouse dan sarana pertanian terpadu ini disambut antusias oleh warga, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) Cantik Bahari yang menjadi penggerak utama pertanian perkotaan di kawasan pesisir tersebut.

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut