get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Surut, Jalur Hulu Karangjati-Gubug hanya Bisa Dilalui KA 20 Km per Jam

Misi Emak-Emak Menghidupkan Tanah Pesisir Tambak Lorok Semarang

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:01 WIB
header img
Misi Emak-Emak Menghidupkan Tanah Pesisir Tambak Lorok Semarang. Foto: ist

Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung membuat pupuk kompos, pupuk organik, serta insektisida alami. Konsep integrated farming yang diperkenalkan dinilai relevan untuk wilayah perkotaan dan pesisir dengan lahan terbatas.

Manajer Divisi Edukasi KPPT Salatiga, Jonathan Willy, menilai kemauan para ibu-ibu untuk memulai adalah modal utama perubahan. “Karena apa? Ya orang punya niat, orang tahu pikiran yang baik, tapi untuk memulai dan melakukan gak semua orang mau. Dan saya salut kepada ibu-ibu ini untuk mau melakukannya.”

Sementara itu, Officer Community Development PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Dadan Budiansyah, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendampingi masyarakat.

“Melalui peningkatan kapasitas di KPPT Salatiga ini, kami ingin memastikan bahwa mitra binaan kami tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga kompetensi teknis yang mumpuni. Kami berharap KWT Agro Tanjung dan KWT Cantik Bahari dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Tanjung Mas.”

Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat. Pendampingan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut pada implementasi di lapangan.

 

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut