Jembatan Garuda 25 Meter di Arjosari Jadi Harapan Baru Petani dan Pelajar
KEBUMEN, iNewsJoglosemar.id — Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Arjosari, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, terus dikebut oleh jajaran TNI bersama masyarakat. Jembatan yang melintasi Sungai Kaliabang ini diharapkan menjadi akses penting bagi warga menuju lahan pertanian serta fasilitas pendidikan.
Dalam video kegiatan yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah prajurit TNI bersama warga bekerja di sekitar lokasi pembangunan jembatan. Mereka menyiapkan konstruksi rangka jembatan serta melakukan penataan jalur lintasan yang nantinya akan digunakan masyarakat.
Di lokasi tersebut juga tampak bentangan sungai yang memisahkan wilayah pertanian dan permukiman warga. Selama ini, sebagian warga masih menggunakan jalur sederhana untuk menyeberang sehingga keberadaan jembatan permanen sangat dinantikan.
Pembangunan jembatan ini dilaksanakan melalui program “TNI AD Hadir Untuk Rakyat” yang diluncurkan secara nasional dan diikuti oleh berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kebumen.
Peresmian dilakukan secara terpusat dan diikuti secara daring oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pada Senin (9/3/2026).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan jembatan memiliki makna lebih luas dibanding sekadar proyek fisik.
Menurutnya, jembatan yang dibangun di berbagai wilayah akan menjadi penghubung antarwilayah serta membuka akses pendidikan bagi anak-anak desa.
Presiden menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur desa seperti jembatan juga akan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun bangsa di tengah berbagai tantangan global.
Jembatan Dibangun Bersama Warga
Babinsa Desa Arjosari Serda Tri Sulistiyono dalam video tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan jembatan tersebut.
“Assalamualaikum, selamat sore. Salam sejahtera bagi kita semua. Pada sore hari ini, saya Serda Tri Sulistiyono selaku Babinsa Desa Arjosari mendukung program TNI membangun Jembatan Garuda,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dilakukan bersama masyarakat Desa Arjosari dan Desa Sidomukti.
“Kita bersama-sama masyarakat Desa Arjosari dan Desa Sidomukti mendukung pembangunan ini agar cepat terrealisasi dengan panjang bentang jembatan 25 meter dan lebar sungai 15 meter,” katanya.
Menurutnya, proses pembangunan saat ini berjalan aman dan lancar.
“Dan saat ini sedang kita laksanakan kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar dan harapannya setelah jembatan ini jadi bermanfaat bagi masyarakat Desa Arjosari dan Desa Sidomukti sebagai akses pertanian maupun akses pendidikan,” ujarnya.
Warga Sambut Pembangunan Jembatan
Dukungan juga datang dari masyarakat setempat. Kepala Dusun Arjosari Suparno mengatakan program pembangunan jembatan tersebut sangat membantu warga.
“Alhamdulillah terima kasih sekali ada program bantuan pembuatan Jembatan Gantung Garuda tahun 2026 program dari TNI,” katanya.
Ia menyebutkan keberadaan jembatan tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat desa.
“Alhamdulillah banyak sekali manfaatnya salah satunya adalah untuk akses pendidikan anak-anak sekolah, juga ketahanan pangan masyarakat petani,” ujar Suparno.
Ia berharap pembangunan jembatan dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan warga.
“Mudah-mudahan program ini bermanfaat untuk masyarakat Desa Arjosari dan Desa Sidomukti, juga untuk masyarakat sekitar pada umumnya,” katanya.
Percepat Mobilitas Desa
Jembatan Gantung Garuda nantinya akan menjadi penghubung penting antara wilayah pertanian dan permukiman warga. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas petani menuju lahan sawah dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Selain itu, anak-anak desa yang berangkat ke sekolah juga akan memiliki jalur yang lebih aman dan dekat. Bagi masyarakat setempat, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga simbol kerja sama antara TNI dan rakyat dalam membangun desa.
Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono mengatakan keberadaan Jembatan Gantung Garuda di Desa Arjosari diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat.
“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat akan lebih mudah sehingga aktivitas pendidikan, sosial, maupun perekonomian warga dapat berkembang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa jembatan tersebut akan menjadi penghubung penting bagi warga yang sebelumnya harus memutar cukup jauh untuk menyeberangi sungai.
Dengan jembatan baru ini, perjalanan menuju sawah, sekolah, maupun pusat aktivitas desa akan menjadi lebih cepat dan aman.
Editor : Enih Nurhaeni