get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Terbongkarnya Sindikat Penggelapan Mobil Rental, dari Pemalang ke Mojokerto

Kronologi Sekeluarga Ditemukan Tewas di Glamping Posong Temanggung

Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:10 WIB
header img
Kronologi Sekeluarga Ditemukan Tewas di Glamping Posong Temanggung. Foto: Ist

TEMANGGUNG, iNewsJoglosemar.id - Polisi mengungkap kronologi penemuan empat orang satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia di Tenda Camping Glamping Safari Nomor 3 kawasan wisata alam Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Korban diketahui berinisial MAM (52), M (43), AEH (16), dan BAH (21), warga Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Peristiwa itu pertama kali diketahui pada Rabu (27/5/2026) sore sekitar pukul 15.45 WIB.

Sebelumnya, keluarga tersebut datang ke lokasi wisata pada Selasa (26/5/2026) malam sekitar pukul 21.05 WIB menggunakan satu unit Honda Jazz RS warna putih.

Mereka diterima petugas wisata dan diantar menuju lokasi glamping sekitar pukul 21.30 WIB.

Keesokan harinya, salah satu petugas wisata sempat mengantar sarapan sekitar pukul 09.00 WIB.

Petugas memanggil korban dari luar tenda sambil mengatakan, “Sarapannya Pak,” namun tidak ada jawaban.

Sekitar pukul 11.30 WIB, petugas kembali datang untuk melakukan bersih-bersih area karena mendekati waktu check out.

Namun kondisi masih sama dan tidak ada aktivitas dari dalam tenda.

Karena curiga, salah satu petugas kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 15.45 WIB dan membuka tenda tersebut.

Saat dibuka, keempat korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam kondisi tubuh kaku.

Petugas kemudian melapor kepada pengelola wisata dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

Satreskrim Polres Temanggung bersama Tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan kondisi tenda rapi tanpa tanda kerusakan maupun kekerasan.

Tim medis juga menemukan adanya busa pada mulut korban serta kondisi tubuh mengalami hipotermia.

“Dugaan awal disebabkan keracunan berdasarkan info awal dari tim medis dengan ciri-ciri mulut berbusa dan juga hipotermia,” ujar Kasat Reskrim Iptu Komang Mahendra Deputra didampingi Kasi Humas Iptu Endi Widodo.

Saat ini, polisi masih menunggu hasil otopsi dan laboratorium forensik guna memastikan penyebab pasti kematian para korban.

 

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut