get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Gunakan 3D Scanner Ungkap Kecelakaan Maut KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan

51.372 Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 4 Semarang Selama Semester I 2026

Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:44 WIB
header img
51.372 Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 4 Semarang Selama Semester I 2026, Naik 9,38 Persen. Foto: Ist

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Minat wisatawan mancanegara menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang terus meningkat. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 51.372 warga negara asing (WNA) tercatat menggunakan layanan kereta api dari dan menuju berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.

Jumlah tersebut meningkat 9,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatat 46.968 penumpang WNA. Kenaikan ini menunjukkan kereta api semakin diminati wisatawan asing sebagai sarana transportasi untuk menjelajahi berbagai destinasi di Jawa Tengah.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan kereta api masih menjadi pilihan favorit wisatawan mancanegara karena menawarkan perjalanan yang nyaman, tepat waktu, sekaligus memberikan pengalaman menikmati panorama khas Pulau Jawa.

"Selain nyaman dan tepat waktu, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman wisata tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan lanskap pedesaan, perkotaan, bahkan pesisir pantai di sepanjang jalur rel," kata Luqman.

Menurutnya, kereta api juga menjadi moda transportasi yang efisien dan ramah lingkungan bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia.

"Selain menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda, layanan kereta api KAI memberikan jaminan kenyamanan, keamanan, dan akses langsung ke berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah," ujarnya.

Dari seluruh stasiun di wilayah Daop 4 Semarang, Stasiun Semarang Tawang menjadi stasiun dengan jumlah penumpang WNA terbanyak selama semester pertama 2026. Sebanyak 24.976 wisatawan asing tercatat naik maupun turun di stasiun tersebut.

Posisi berikutnya ditempati Stasiun Semarang Poncol dengan 6.647 penumpang WNA, disusul Stasiun Tegal sebanyak 6.238 penumpang, Stasiun Pekalongan 4.758 penumpang, Stasiun Pemalang 3.722 penumpang, dan Stasiun Weleri sebanyak 1.869 penumpang. Stasiun-stasiun tersebut menjadi pintu masuk utama wisatawan asing menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Tengah.

KAI Daop 4 Semarang juga mencatat sejumlah daerah seperti Grobogan, Pekalongan, dan Blora mulai menunjukkan tren peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Hal itu didukung keberadaan objek wisata sejarah, budaya, serta kemudahan akses transportasi menggunakan kereta api.

Selain menjadi operator transportasi, Daop 4 Semarang juga memiliki nilai historis dalam perkembangan perkeretaapian nasional. Di wilayah ini terdapat Stasiun Tanggung di Kabupaten Grobogan yang dikenal sebagai salah satu stasiun tertua di Indonesia dan menjadi bagian dari jalur kereta api pertama Tanggung–Semarang yang mulai beroperasi pada 1867.

Luqman menegaskan KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga keandalan prasarana, serta memastikan keselamatan perjalanan guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

"Kami memastikan seluruh fasilitas dan jalur lintas di wilayah Daop 4 berada dalam kondisi andal agar perjalanan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, selalu nyaman dan aman," katanya.

Ia optimistis tren peningkatan wisatawan asing akan terus berlanjut seiring berkembangnya wisata berbasis pengalaman di Indonesia.

"Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata, kami yakin Daop 4 Semarang dapat menjadi salah satu gerbang utama bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat potensi Jawa Tengah melalui jalur kereta api," tutup Luqman.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut