get app
inews
Aa Text
Read Next : Terkuak! Tungku dalam Tenda Jadi Sumber Maut Satu Keluarga di Posong

Mulut Berbusa dan Tangan Menggenggam, Fakta Kematian Sekeluarga di Posong

Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:11 WIB
header img
Mulut Berbusa dan Tangan Menggenggam, Fakta Kematian Sekeluarga di Posong. Foto: Ist

TEMANGGUNG, iNewsJoglosemar.id - Polisi mengungkap sejumlah fakta dari hasil olah tempat kejadian perkara penemuan empat orang satu keluarga yang meninggal dunia di kawasan wisata alam Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Keempat korban ditemukan meninggal di dalam Tenda Camping Glamping Safari Nomor 3 pada Rabu (27/5/2026) sore.

Korban masing-masing berinisial MAM (52), M (43), AEH (16), dan BAH (21), warga Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Kasus tersebut pertama kali diketahui petugas wisata setelah tidak ada respons dari dalam tenda sejak pagi hari.

Petugas sempat mengantarkan sarapan sekitar pukul 09.00 WIB, namun tidak mendapat jawaban.

Menjelang waktu check out sekitar pukul 11.30 WIB, petugas kembali mendatangi lokasi untuk membersihkan area, tetapi kondisi masih sama.

Hingga akhirnya pada pukul 15.45 WIB, petugas membuka tenda dan menemukan seluruh korban sudah meninggal dunia.

Satreskrim Polres Temanggung bersama Tim Inafis kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan kondisi tenda dalam keadaan rapi.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban.

“Hasil pemeriksaan Unit Inavis dan tim medis Puskesmas Kledung, keempat jenazah tidak terdapat tanda-tanda kekerasan,” ujar Kasat Reskrim Iptu Komang Mahendra Deputra didampingi Kasi Humas Iptu Endi Widodo.

Namun demikian, petugas menemukan kondisi tangan korban menggenggam saat ditemukan meninggal dunia.

Selain itu, tim medis juga menemukan adanya busa pada mulut korban.

“Dugaan awal disebabkan keracunan berdasarkan info awal dari tim medis dengan ciri-ciri mulut berbusa dan juga hipotermia,” lanjutnya.

Di sekitar lokasi, polisi juga menemukan peralatan barbeque dan sejumlah bahan makanan milik korban.

Meski begitu, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian dan masih menunggu hasil laboratorium forensik. Polisi telah berkoordinasi dengan Labfor untuk pemeriksaan kimia dan biologi.

Polisi juga masih memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi wisata saat kejadian berlangsung.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut