Kisah Emak-Emak Watuduwur Ikut Sukseskan TMMD dari Kepulan Asap Dapur
PURWOREJO, iNewsJoglosemar.id – Pemandangan berbeda terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Rabu (22/7/2026). Di tengah kesibukan Satgas TMMD dan warga yang mengecor jalan rabat beton, para ibu rumah tangga ikut turun tangan memberikan dukungan agar pembangunan berjalan lancar.
Mereka memang tidak mengangkat batu, mengaduk semen, atau mendorong gerobak berisi material. Namun, dari dapur rumah masing-masing, para ibu menyiapkan makanan dan minuman yang kemudian diantarkan ke lokasi pekerjaan untuk anggota Satgas TMMD dan warga yang bergotong royong.
Kehadiran para ibu menjadi energi tambahan bagi para pekerja. Saat waktu istirahat tiba, hidangan sederhana yang disajikan menjadi pelepas lelah sekaligus mempererat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat.
Suasana kekeluargaan pun terasa semakin kental selama pelaksanaan TMMD. Tidak hanya bekerja bersama membangun jalan, warga dan prajurit juga menikmati waktu istirahat dalam suasana penuh keakraban.
Salah seorang warga, Suharti (46), mengaku bahagia bisa ikut mengambil peran dalam program TMMD meski tidak terlibat langsung dalam pekerjaan fisik.
"Kami sangat senang bisa ikut membantu. Meskipun tidak ikut mengangkat material, kami bisa memasak dan membawa makanan untuk bapak-bapak yang bekerja di lokasi. Anggota Satgas TMMD sudah seperti keluarga sendiri bagi kami," kata Suharti.
Menurutnya, pembangunan jalan rabat beton yang sedang dikerjakan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Watuduwur. Karena itu, seluruh warga berupaya memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Ia berharap kebersamaan yang terjalin selama TMMD tetap terpelihara setelah program selesai. Selain menghadirkan akses jalan yang lebih baik, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara masyarakat dengan TNI.
Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong masyarakat. Di balik proses pengecoran jalan, ada peran para ibu yang memilih berkontribusi dari balik dapur sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan desanya.
Editor : Enih Nurhaeni