Kurangi Emisi Karbon
Selain unggul dalam teknologi dan ketahanan, motor listrik Polytron juga berkontribusi terhadap lingkungan dengan mengurangi emisi karbon hingga 983.298 kg CO₂ per hari. Dengan semakin banyaknya pengguna kendaraan listrik, dampak positif terhadap pengurangan polusi udara di perkotaan pun semakin besar.
Polytron juga menerapkan berbagai inisiatif keberlanjutan, seperti pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di pabriknya untuk mengurangi penggunaan energi fosil dalam proses produksi kendaraan listrik.
Untuk memastikan kenyamanan pengguna, Polytron memperluas jaringan servis dan infrastruktur pengisian baterai. Saat ini, Polytron memiliki 61 pusat layanan yang tersebar di 14 provinsi, memastikan pengguna motor listrik tidak perlu khawatir mengenai perawatan dan ketersediaan suku cadang.
Selain itu, Polytron juga berencana untuk meningkatkan aksesibilitas stasiun pengisian daya bagi pengguna kendaraan listriknya, sehingga penggunaan motor listrik di Indonesia semakin praktis dan efisien.
Masa Depan Kendaraan Listrik
Dengan berbagai pencapaian yang diraih, Polytron semakin optimistis menghadapi tantangan industri kendaraan listrik ke depan. Perusahaan ini berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi terbaru, baik dalam desain, performa, maupun efisiensi energi kendaraan listriknya.
"Perjalanan 50 tahun Polytron bukan hanya tentang refleksi masa lalu, tetapi juga bagaimana kami bisa terus berkontribusi bagi masa depan. Motor listrik kami adalah solusi mobilitas modern yang hemat, ramah lingkungan, dan kini terbukti andal untuk perjalanan jauh," kata Head of District Sales Polytron Semarang, Handojo Djajadi.
Keberhasilan Polytron dalam mencatatkan rekor perjalanan terjauh ini menjadi bukti bahwa motor listrik bukan lagi sekadar alternatif, tetapi telah siap menjadi kendaraan utama bagi masyarakat Indonesia. Dengan semakin luasnya adopsi kendaraan listrik, masa depan transportasi ramah lingkungan di Indonesia semakin dekat.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait