SEMARANG, iNewsJoglosemar.id — Raut bahagia terpancar dari wajah warga Dusun Macanan, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, setelah jembatan penghubung desa selesai dibangun dan kembali bisa digunakan. Infrastruktur vital yang sempat rusak akibat banjir bandang itu kini menjadi harapan baru bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat.
Ratusan warga memenuhi kawasan jembatan baru itu untuk mengikuti peresmian sekaligus menyaksikan pertunjukan Tari Topeng Ireng, kesenian khas lereng Gunung Merbabu. Salah satunya adalah Juwanto (62), warga Dusun Macanan, yang selama jembatan rusak harus menempuh jalur memutar sejauh hampir empat kilometer untuk beraktivitas.
“Alhamdulillah sekarang sudah jadi. Dulu kalau mau ke pasar atau ngangkut hasil panen harus mutar sampai Jetak, jauh sekali. Sekarang sudah dekat lagi,” ujar Juwanto, kakek enam cucu yang kini tengah menantikan kelahiran buyut pertamanya.
Dia mengungkapkan, sebelum jembatan diperbaiki, warga kesulitan mengangkut hasil pertanian dan bepergian. Akses anak-anak menuju sekolah pun menjadi tidak mudah.
“Sekarang anak-anak sekolah juga lebih gampang. Kami sangat bersyukur. Apalagi sebentar lagi mau Bulan Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, jadi lalu lintas akan semakin ramai. Alhamdulillah sudah bisa digunakan,” tambahnya.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
