Didukung APBD, Bankeu, dan DAK
Ngesti menambahkan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Semarang didukung berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBD, bantuan keuangan provinsi, hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
Salah satunya pembangunan ruas jalan Butuh–Tengaran hingga Koramil Getasan yang memperoleh alokasi dana Inpres sekitar Rp31 miliar.
“Secara bertahap desa-desa akan terus kita sentuh pembangunan sesuai kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.
Realisasi APBD Capai 95 Persen
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valento Soekendro menjelaskan, total belanja daerah APBD 2025 mencapai Rp2,78 triliun.
Anggaran tersebut digunakan untuk:
- Belanja operasi: Rp2,08 triliun
- Belanja modal: Rp302 miliar
- Belanja tidak terduga: Rp10 miliar
- Belanja transfer: Rp391 miliar
Realisasi fisik pembangunan mencapai 95,56 persen, sedangkan realisasi keuangan mencapai 94,78 persen.
“Kami berharap hasil pembangunan ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
