SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Arus mudik Lebaran 2026 mulai meningkat di jalur tol wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu titik yang ramai disinggahi pemudik adalah Rest Area KM 429A yang berada di ruas Jalan Tol Semarang–Solo.
Rest area tersebut menjadi tempat favorit bagi para pemudik yang melintas pada dini hari untuk beristirahat, sekaligus melaksanakan sahur dan salat subuh sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Kondisi tersebut terpantau langsung oleh Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy saat meninjau arus mudik di wilayahnya pada Sabtu (14/3/2026).
Menurut Ratna, kepadatan kendaraan sempat terjadi di Rest Area 429A pada dini hari. Hal itu dipicu banyaknya pemudik yang memilih berhenti untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh.
“Memang sempat ada kepadatan di Rest Area 429 jalur A ini pada dini hari tadi. Para pengguna jalan banyak yang beristirahat, melaksanakan sahur, kemudian dilanjutkan dengan salat subuh,” ujarnya.
Meski terjadi peningkatan aktivitas di rest area tersebut, pihak kepolisian memastikan kondisi lalu lintas di jalur tol tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Data kepolisian mencatat sekitar 2.700 kendaraan masuk ke wilayah Kabupaten Semarang melalui Gerbang Tol Banyumanik pada Sabtu pagi antara pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Mayoritas kendaraan tersebut merupakan mobil pribadi milik pemudik.
Di tengah ramainya aktivitas pemudik, perjalanan jauh saat mudik Lebaran juga dinilai berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, pemudik diimbau memperhatikan kondisi tubuh serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
Salah satunya adalah Posko Mudik kesehatan yang tersedia di Rest Area Tol Ungaran KM 429A di wilayah Kabupaten Semarang.
Seorang pemudik, Dian Ade, mengaku bersyukur dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di posko tersebut saat beristirahat dalam perjalanan menuju kampung halaman.
Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu pemudik yang menempuh perjalanan jauh.
“Selain bisa beristirahat, saya juga bisa mengetahui kondisi kesehatan selama perjalanan sebelum sampai di kampung dan berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.
Di posko tersebut, pemudik dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sederhana seperti pengecekan gula darah dan kolesterol.
Layanan kesehatan di rest area tersebut merupakan bagian dari program Posko Mudik yang digelar oleh BPJS Kesehatan di sejumlah titik jalur mudik nasional.
Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, mengatakan posko tersebut disiapkan untuk membantu pemudik menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan.
“Posko mudik ini ada delapan titik yang berada di simpul perjalanan dengan lalu lintas pemudik yang tinggi. Harapannya dapat memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik,” ujarnya.
Delapan titik Posko Mudik BPJS Kesehatan tersebut berada di beberapa simpul perjalanan nasional, mulai dari pelabuhan, terminal hingga rest area tol.
Lokasinya antara lain di Pelabuhan Merak Banten, Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Rest Area Tol Cipularang KM 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali KM 166A Majalengka, Rest Area Tol Ungaran KM 429A Semarang, Rest Area Tol Masaran KM 519A Sragen, Terminal Purabaya Sidoarjo, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Menurut Vetty, peserta BPJS Kesehatan yang sedang melakukan perjalanan mudik tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun berada di luar wilayah domisili.
“Walaupun tidak berada di wilayah domisili, peserta tetap bisa mengakses layanan FKTP hingga tiga kali selama masa mudik. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat juga bisa langsung menuju rumah sakit terdekat tanpa harus kembali ke daerah asal,” jelasnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kepadatan di rest area, petugas telah menyiapkan langkah pengelolaan arus kendaraan. Jika kapasitas Rest Area 429A tidak lagi memadai, pemudik akan diarahkan menuju rest area berikutnya.
Di sepanjang jalur tol wilayah Kabupaten Semarang, tersedia tiga rest area yang dapat dimanfaatkan pemudik, yakni di KM 429, KM 439, dan KM 456.
Sebanyak 28 personel gabungan juga disiagakan di setiap pos rest area guna membantu pengamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026.
Petugas berharap para pemudik memanfaatkan rest area secara bijak untuk beristirahat, sehingga perjalanan tetap aman dan terhindar dari risiko kecelakaan akibat kelelahan.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
