get app
inews
Aa Text
Read Next : Gubernur Jateng: UMKM Butuh Pinjaman Murah, Bukan Pinjol Ilegal

Inovasi Produk Lokal, Ika Yuanita Menembus Pasar Global

Rabu, 19 Maret 2025 | 22:59 WIB
header img
Inovasi Produk Lokal, Ika Yuanita Menembus Pasar Global (Taufik Budi)

SEMARANG, iNEWSJOGLOSEMAR.ID - Bermula kebiasaan menikmati secangkir kopi setiap hari, Ika Yuanita mulai berpikir untuk membangun sebuah usaha berbasis kuliner. Sebagai pecinta kopi, ia sering berburu biji kopi berkualitas dan akhirnya menemukan potensi besar di daerah Batang, Jawa Tengah.

Dari sana, lahir usaha pertamanya di sektor kopi yang terus berkembang hingga ke berbagai produk kuliner lainnya, seperti tahu bakso, teh rempah, dan pisang sale yang kini berhasil menembus pasar ekspor.

"Saya memang pecinta kopi, jadi setiap hari harus ada kopi. Dari kebiasaan itu, saya mulai tertarik untuk memahami lebih dalam tentang kopi, hingga akhirnya memutuskan untuk berbisnis di bidang ini," ujar Ika Yuanita, di rumahnya kawasan Gombel Kota Semarang, Rabu (19/3/2025).

Langkah awalnya dimulai pada Agustus 2017 dengan menjual biji kopi sangrai (roasted bean) dari Batang. Ia memilih daerah tersebut karena memiliki potensi kopi yang besar, tetapi belum tergarap dengan baik. Para petani kopi di sana masih mengandalkan tengkulak untuk menjual hasil panen mereka, sehingga harga jualnya relatif rendah.

"Saya melihat ada peluang besar untuk mengangkat kopi Batang ke tingkat yang lebih tinggi. Petani di sana memiliki produk berkualitas, tetapi mereka masih menghadapi keterbatasan akses pasar dan standardisasi. Dari situ saya bertekad untuk membantu," jelasnya.

Dari sekadar menjual biji kopi, usahanya berkembang ke tahap penggilingan (grind coffee) yang saat itu tengah populer karena dipercaya memiliki manfaat lebih bagi kesehatan. Tak berhenti di situ, ia kemudian membuka gerobak kopi sebagai outlet pertamanya. Di situ, Ika meracik sendiri dan menjual kopi langsung kepada pelanggan.

"Tahun 2017, saya memulai dengan gerobak kopi. Saya sendiri yang menjaga, menyeduh, dan melayani pelanggan. Dari sini saya belajar banyak tentang pasar dan selera konsumen," kata Ika.

Bisnisnya semakin berkembang, dan pada Juni 2020, ia memutuskan untuk membuka sebuah kafe di Batang. Meskipun pandemi COVID-19 melanda, ia tetap melanjutkan rencana tersebut. Kafe ini tidak hanya menyediakan kopi, tetapi juga makanan berat seperti ayam goreng rempah, spaghetti, dan berbagai menu kekinian.

"Saya sudah mantap ingin membuka kafe. Meskipun pandemi datang, saya tetap maju karena saya percaya bisnis ini punya potensi besar," ungkapnya.

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut