Untungnya Pakai QRIS BRI, Notifikasi Suara Uang Masuk Jadi Andalan

SEMARANG, iNEWSJOGLOSEMAR.ID - Kemajuan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia usaha, termasuk dalam sistem pembayaran. QRIS BRI menjadi salah satu inovasi yang banyak digunakan oleh UMKM untuk mempermudah transaksi.
Ika Yuanita, pelaku usaha kuliner dan pemilik merek Kingkaf, merasakan langsung manfaat besar dari penggunaan QRIS BRI dalam transaksi usahanya. Menurut Ika, fitur QRIS BRI yang terintegrasi dengan aplikasi BRImo dan BRI Merchant memberikan berbagai kemudahan, terutama dalam memantau transaksi harian.
"QRIS BRI itu sangat membantu kalau buat saya. Jadi, aplikasi QRIS-nya punya BRI itu termasuk aplikasi BRImo yang cukup lengkap buat saya," ujar Ika Yuanita, di kediamannya kawasan Gombel Kota Semarang, Rabu (19/3/2025).
Ia menjelaskan bahwa melalui aplikasi tersebut, ia dapat mengetahui jumlah transaksi harian serta melihat peningkatan penjualan melalui grafik yang tersedia. "Dari satu aplikasi QRIS itu, kita bisa lihat transaksi kita seperti apa, peningkatan setiap harinya bagaimana, dan ada grafiknya. Jadi, kita bisa tahu kapan transaksi paling tinggi dan mengevaluasi kinerja usaha kita," lanjutnya.
Salah satu fitur unggulan yang sangat disukai oleh Ika adalah notifikasi suara yang langsung berbunyi setiap ada transaksi masuk. Fitur ini sangat membantu, terutama ketika ia sedang sibuk melayani pelanggan.
"Yang saya paling suka itu kita enggak harus capek-capek ngecek sudah masuk apa belum, karena dari aplikasi QRIS BRI Merchant itu langsung ada notifikasi suara uang masuk. Jadi, kita enggak usah bolak-balik buka handphone untuk mengecek," jelasnya.
Saat berjualan di bazar atau event dengan banyak pelanggan, fitur ini sangat memudahkan karena transaksi dapat langsung dikonfirmasi tanpa perlu mengecek manual.
"Bayangkan kalau kita lagi ada even bazar, dikerubutin banyak customer yang transaksi terus-menerus, kalau harus cek satu per satu di handphone itu enggak efektif. Tapi dengan QRIS BRI, begitu ada transaksi, hanya dalam hitungan detik langsung ada notifikasi suara yang menyebutkan jumlah uang yang masuk," ujar Ika.
Kecepatan transaksi juga menjadi keunggulan QRIS BRI dibandingkan dengan layanan serupa dari bank lain. Ika menuturkan bahwa beberapa layanan QRIS dari bank lain memiliki waktu pemrosesan yang lebih lama, bahkan bisa mencapai beberapa jam hingga satu hari. Namun, QRIS BRI mampu memproses transaksi secara real-time.
"Kalau beda bank, QRIS BRI itu termasuk yang paling cepat dibandingkan yang lain. Ada yang butuh waktu sampai tiga jam, ada yang butuh sampai satu hari, tapi punya BRI oke banget," katanya.
Selain kecepatan, QRIS BRI juga memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dalam menerima pembayaran. Ika menyebut bahwa sering kali ada pelanggan yang mencoba menunjukkan bukti transfer palsu atau melakukan spam transaksi untuk mengelabui penjual. Namun, dengan QRIS BRI, hal itu bisa dihindari.
"Kadang ada pelanggan yang mengaku sudah transfer, tapi ternyata enggak masuk ke rekening kita. Kalau pakai QRIS BRI, kalau handphone saya enggak bunyi, berarti transaksinya belum masuk. Jadi, kita punya bukti kuat untuk memastikan pembayaran benar-benar diterima," ungkapnya.
Tak hanya itu, QRIS BRI juga memudahkan pelaku usaha dalam mengelola keuangan mereka secara digital. Dengan adanya rekap transaksi otomatis, pelaku usaha dapat dengan mudah melacak pemasukan dan mengetahui perkembangan bisnis mereka tanpa perlu melakukan pencatatan manual.
Ika menambahkan bahwa penggunaan QRIS BRI juga sangat mendukung ekosistem digital dalam dunia usaha, terutama bagi UMKM yang ingin berkembang dan beradaptasi dengan tren pembayaran non-tunai.
"Sekarang kan dunia sudah serba digital, dan QRIS BRI ini benar-benar membantu kita sebagai pelaku usaha untuk mengikuti perkembangan zaman. Pembeli pun lebih nyaman karena mereka tidak perlu repot membawa uang tunai," katanya.
Kemudahan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan digital bagi UMKM. Dengan sistem pembayaran yang lebih modern dan efisien, diharapkan UMKM dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Dalam beberapa tahun terakhir, BRI memang terus mengembangkan layanan digitalnya untuk memberikan kemudahan bagi para merchant. Melalui QRIS BRI, pelaku usaha mendapatkan solusi transaksi yang cepat, aman, dan praktis, yang dapat digunakan kapan saja dan di mana saja.
Ika juga menekankan bahwa selama menggunakan QRIS BRI, ia tidak pernah mengalami kendala yang berarti. "Sampai detik ini, saya enggak punya QRIS yang lain. Saya hanya pakai dari BRI karena sejauh ini itu yang paling efektif buat saya," tuturnya.
Fitur QRIS BRI juga terus mengalami pembaruan dan peningkatan, mengikuti kebutuhan para pelaku usaha. Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, semakin banyak UMKM yang beralih menggunakan QRIS BRI sebagai metode pembayaran utama mereka.
Koordinator Rumah BUMN Semarang, Endang Sulistiawati, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung UMKM untuk bertransformasi ke ekosistem digital agar lebih kompetitif. "Kami mendorong UMKM untuk go digital melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan, mulai dari digital marketing, pencatatan keuangan berbasis aplikasi, hingga pemanfaatan sistem pembayaran digital seperti QRIS BRI," ujarnya.
Rumah BUMN juga menyediakan akses ke berbagai platform digital dan marketplace agar UMKM bisa memperluas jangkauan pasar mereka. "Kami ingin memastikan pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan memanfaatkan teknologi," tambahnya.
Sebagai bagian dari inisiatif nasional, Rumah BUMN terus memperkuat ekosistem digital bagi UMKM melalui empat pilar utama: go modern, go digital, go online, dan go export. "Dengan adopsi teknologi seperti QRIS BRI, kami berharap semakin banyak UMKM yang bisa meningkatkan daya saingnya dan berkembang lebih pesat di era digital ini," tutupnya.
Editor : Enih Nurhaeni