6 Putra Papua Terbang ke Jepang Berkat Beasiswa Bis Gemas

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, S.H., M.Si., menyampaikan rasa bangga serta harapan besar agar keenam siswa ini mampu bersaing sebagai manusia cerdas yang dapat mengharumkan nama Indonesia, khususnya Papua Barat Daya.
“Saya harap siswa yang telah lulus ke Jepang tidak hanya bersaing dalam kancah pendidikan internasional, tetapi juga mampu menyerap budaya, ilmu, dan inovasi teknologi dari Jepang yang nantinya dapat berguna untuk pemberdayaan dan pembangunan tanah air, khususnya Papua Barat Daya,” ujar Adolof.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan pendidikan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan taraf kehidupan keluarga mereka di Papua. Dengan pengalaman dan keterampilan yang diperoleh di Jepang, para siswa diharapkan dapat kembali ke tanah air dengan bekal ilmu yang dapat diterapkan dalam berbagai sektor pembangunan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bejana Kasih Bumi Papua, Nerius Albertus Tulalessy, mengungkapkan kebanggaannya dapat berperan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya dari Papua Barat Daya.
"Menjadi suatu kebanggaan bagi Yayasan Bejana Kasih Bumi Papua Yogyakarta untuk menjadi wadah dalam membentuk sumber daya manusia generasi emas menuju masa keemasan Indonesia 2045. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah dan kalangan pendidikan luar negeri guna mencetak para pemimpin dan entrepreneur masa depan,” kata Nerius.
Dengan semangat membangun Indonesia dari Papua, program Bis Gemas Vokasi Jepang diharapkan terus berlanjut sebagai jembatan bagi anak-anak Papua Barat Daya untuk meraih pendidikan berkualitas dan menjadi agen perubahan bagi bangsa dan negara.
Editor : Enih Nurhaeni