Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Main Ular Naga di Jalan Beton Baru, Satgas TMMD Ikut Larut dalam Keceriaan Anak-Anak Watuduwur
Advertisement . Scroll to see content

2 Panser Anoa Disiagakan, Pasukan TNI Jaga Kantor Kejagung

Rabu, 06 Agustus 2025 | 06:43 WIB
  • author Ari Sandita Murti
2 Panser Anoa Disiagakan, Pasukan TNI Jaga Kantor Kejagung
2 Rantis Anoa TNI Diterjunkan, Prajurit Ikut Jaga Kantor Kejagung. Foto: Ari Sandi Murti

 

JAKARTA, iNewsJoglosemar.id — Dua kendaraan taktis (rantis) TNI jenis Panser Anoa terlihat terparkir di pelataran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, pada Selasa (5/8/2025). Pemandangan ini memunculkan tanda tanya publik, mengingat kehadiran rantis di area perkantoran bukanlah hal yang umum.

Namun, pihak Kejagung segera memberikan penjelasan untuk meredam spekulasi. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa kehadiran Panser Anoa tersebut merupakan bagian dari pengamanan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

“Ini pengamanan sekretariat Tim PKH, di mana di dalamnya ada unsur TNI, kebetulan kantornya ada di Kejagung,” ujar Anang Supriatna kepada wartawan, Selasa (5/8/2025).

Anang juga memastikan bahwa pengamanan ini tidak berkaitan dengan isu tertentu atau situasi darurat yang tengah berkembang. Ia menyebut keberadaan personel dan kendaraan militer tersebut sebagai bagian dari kerja sama rutin antara Kejagung dan TNI.

“Pengamanan rutin biasa saja,” katanya.

Keberadaan rantis Panser Anoa tersebut terlihat berada di depan Kantor Satgas PKH yang terletak dekat dengan gedung Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung. Selain kendaraan, tampak pula sejumlah personel TNI berjaga di sekitar lokasi.

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut