Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Tetapkan Dirjen Kemendag Tersangka Kasus Kelangkaan Minyak Goreng
Advertisement . Scroll to see content

Migor Langka & Pertamax Naik, Jokowi Sentil Menteri: Tidak Ada Penjelasan

Rabu, 06 April 2022 | 13:24 WIB
  • author Riezky Maulana
Migor Langka & Pertamax Naik, Jokowi Sentil Menteri: Tidak Ada Penjelasan
Presiden Jokowi. (Foto : Biro Pers Setpres)

 

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta menteri terkait untuk memberikan penjelasan ke masyarakat soal kenaikan harga komoditas. Menurutnya hal tersebut menunjukkan pejabat negara peduli terhadap kesulitan yang dirasakan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022). Presiden pun menyinggung polemik minyak goreng yang menurutnya tidak ada penjelasan dari menteri terkait selama empat bulan.

"Jangan sampai kita ini seperti biasanya dan tidak dianggap oleh masyarakat tidak melakukan apa-apa. Tidak ada statement, tidak ada komunikasi, harga minyak goreng sudah 4 bulan, tidak ada penjelasan apa-apa, kenapa ini terjadi," tuturnya. 

BACA JUGA:

Bikin Polemik, Jokowi Larang Menteri Bicara Wacana Presiden 3 Periode

Tak hanya tentang minyak goreng, eks Gubernur DKI Jakarta ini juga menyentil para menterinya tak memberi penjelasan terkait harga Pertamax yang naik. Dia menegaskan, para menteri haruslah memiliki empati atas kesulitan yang dihadapi masyarakat. 

"Pertamax, menteri juga tidak memberikan penjelasan apa-apa mengenai ini, hati-hati. Kenapa Pertamax, diceritain dong kepada rakyat ada empati kita gitu lho," ucapnya. 

"Tidak ada yang berkaitan dengan energi, itu tidak ada. Itu lah yang namanya memiliki sense of crisis tinggi," ujarnya.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo: Minyak Goreng Curah Rp14.000 Itu Hoaks Ya Bu?

 

 

Editor: M Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut