Pekerja Informal Tembus 53,87 Persen, Lapangan Kerja Formal Menyusut di Kabupaten Semarang
Sementara itu, tingkat pengangguran lulusan SD ke bawah turun dari 3,13 persen menjadi 1,62 persen, lulusan SMP turun dari 3,89 persen menjadi 2,63 persen, lulusan SMA turun dari 5,42 persen menjadi 2,71 persen, serta lulusan diploma dan universitas turun dari 3,83 persen menjadi 2,84 persen.
BPS menegaskan bahwa meski secara umum angka pengangguran menurun, lulusan pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi masih menghadapi tantangan besar dalam terserapnya lapangan kerja yang sesuai dengan kompetensi.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan kesempatan kerja di Kabupaten Semarang selama 2025 lebih banyak terjadi di sektor informal, seperti usaha kecil, perdagangan, dan pekerjaan berbasis keahlian mandiri.
BPS Kabupaten Semarang berharap data ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi penciptaan lapangan kerja formal serta peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.
Editor : Enih Nurhaeni