get app
inews
Aa Text
Read Next : Awal 2026, Polda Jateng Ungkap 318 Kasus Narkoba dan Amankan 386 Tersangka

Bulog Sidak Pasar Nasional, Stok Beras 3,5 Juta Ton Aman hingga Lebaran 2026

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:12 WIB
header img
Bulog Sidak Pasar Nasional, Stok Beras 3,5 Juta Ton Aman hingga Lebaran 2026. Foto: ist

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita selama periode Ramadhan dan Idulfitri 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta memberikan rasa aman kepada masyarakat saat momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Sidak dilakukan berdasarkan arahan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. Seluruh jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Cabang diinstruksikan untuk meningkatkan pemantauan harga dan stok, baik di pasar rakyat maupun pasar induk di wilayah masing-masing.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan beras serta Minyakita tersedia dalam jumlah cukup. Stok nasional dalam kondisi aman, dan distribusi terus kami masifkan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Bulog menyasar pasar tradisional dan pasar induk. Selain memantau harga, petugas juga mengecek kualitas produk, ketersediaan stok di tingkat pedagang, hingga kelancaran distribusi dari gudang ke titik penjualan.

Di wilayah Semarang, Kantor Cabang Bulog melakukan sidak sekaligus droping beras SPHP dan Minyakita di sejumlah pasar, antara lain Pasar Johar, Pasar Jrakah Kota Semarang, Pasar Projo, serta Pasar Bandarjo Kabupaten Semarang. Langkah ini dilakukan secara masif guna menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat.

Kegiatan pemantauan tidak hanya dilakukan sesekali, melainkan secara kontinu di pasar-pasar pencatatan BPS maupun pasar tradisional lainnya.

Bulog memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi sangat aman dengan total stok nasional mencapai 3,5 juta ton. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri.

Sementara untuk komoditas Minyakita, penyaluran dilakukan sesuai ketentuan pemerintah dengan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET). Distribusi dilakukan melalui skema langsung dari gudang Bulog ke pasar guna meminimalisir rantai pasok dan menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen.

Selain pengawasan internal, Bulog juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan instansi terkait guna mencegah spekulasi harga serta potensi penimbunan barang.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan kondisi pasar yang kondusif. Monitoring akan terus dilakukan secara berkala bahkan hingga pasca-Lebaran guna memastikan stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Semarang, Rendy Ardiansyah, menyampaikan bahwa stok beras di wilayahnya saat ini mencapai 60 ribu ton dan dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan Idulfitri.

“Stok beras di Semarang aman dan diperkirakan mampu bertahan minimal enam bulan ke depan,” ujarnya.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Tim Satgas untuk memastikan kestabilan harga, termasuk distribusi Minyakita yang telah digelontorkan ke berbagai pasar.

 

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut