Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nostalgia 1953, KA Merbabu Kini Tampil Jadul dengan Livery Hijau Kuning Era DKA
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Semarang Intensifkan Pertanian, Surplus Beras Tembus 30.575 Ton

Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:24 WIB
  • author Taufik Budi
Pemkab Semarang Intensifkan Pertanian, Surplus Beras Tembus 30.575 Ton
Pemkab Semarang Intensifkan Pertanian, Surplus Beras Tembus 30.575 Ton. Foto: Ist

Selain itu, Pemkab Semarang terus mendorong intensifikasi pertanian, dengan target peningkatan hasil panen dari rata-rata 7 ton per hektare menjadi 9 ton per hektare. Upaya ini antara lain dilakukan melalui pemberian pupuk organik kepada petani, seperti yang telah diterapkan di wilayah Candirejo, Kecamatan Tuntang.

“Pemkab juga memfasilitasi pinjam pakai satu set alat dan mesin pertanian (alsintan) di sebelas kecamatan. Mulai dari transplanter, drone pertanian, hingga hand traktor,” jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Pangan Kabupaten Semarang Moh Edy Sukarno menambahkan, lahan sawah yang telah memiliki sistem irigasi akan didorong untuk meningkatkan frekuensi tanam.

“Dari yang semula satu kali panen, diarahkan menjadi satu setengah hingga dua kali panen dalam setahun,” ungkap Edy.

Ia juga menyinggung program perluasan lahan pertanian semi organik yang menjadi salah satu prioritas Bupati Semarang. Tahun ini, rencana perluasan lahan semi organik ditargetkan mencapai sekitar 200 hektare.

“Petani akan mendapatkan bantuan pupuk organik dan bibit padi genjah, yaitu varietas padi yang bisa dipanen dalam waktu sekitar 85 hari, lebih cepat dibanding padi konvensional yang membutuhkan 120 hari,” pungkasnya.

 

 

 

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut