Haru Idulfitri 2026, Gema Talbiyah Iringi Jemaah Umrah di Bandara Ahmad Yani
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id - Suara talbiyah menggema lirih namun khusyuk di ruang tunggu Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani. Di tengah suasana libur Lebaran 2026, puluhan pasang mata berkaca-kaca melepas kepergian orang-orang tercinta menuju Tanah Suci.
Sebanyak 20 jemaah umrah diberangkatkan pada H+2 Idulfitri 2026. Mereka akan menjalani rangkaian ibadah selama kurang lebih sembilan hari ke depan, memanfaatkan momen Syawal yang diyakini penuh keberkahan.
Di antara rombongan, Enih Nurhaeni, seorang guru SD Assalamah Ungaran, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ia mengaku perjalanan ini telah lama menjadi impiannya.
“Alhamdulillah, senang sekali bisa berangkat umrah tahun ini, apalagi bertepatan dengan bulan Syawal. Ini memang sudah saya impikan sejak lama,” ungkapnya, Senin (23/3/2026).
Bagi Enih, momen Lebaran bukan hanya soal berkumpul dengan keluarga, tetapi juga kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.
Hal serupa dirasakan Suharti, jemaah asal Kota Semarang. Ia tampak dikelilingi anak dan cucunya yang datang dari Palembang dan Kalimantan untuk merayakan Idulfitri sekaligus mengantar hingga ke bandara.
“Bersyukur sekali bisa berangkat umrah. Ini kebahagiaan luar biasa, apalagi diantar keluarga sampai sini,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Pelukan hangat dan doa mengiringi langkah para jemaah menuju pintu keberangkatan. Suasana haru begitu terasa, bercampur dengan rasa syukur dan harapan akan perjalanan ibadah yang lancar.
Sementara itu, Kepala Cabang Semarang Samira Travel, Suyoto, menjelaskan bahwa rombongan jemaah ini akan terlebih dahulu terbang menuju Jakarta sebelum melanjutkan penerbangan internasional.
“Jemaah akan berangkat dari Semarang ke Jakarta, kemudian melanjutkan penerbangan menuju Jeddah menggunakan maskapai Saudia,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa para jemaah yang berangkat merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan panggilan istimewa.
“Mereka ini adalah tamu Allah dan Rasulullah, orang-orang yang mendapat kesempatan luar biasa untuk beribadah di Tanah Suci,” ujarnya.
Tren umrah di momen Lebaran terus meningkat, terutama karena masyarakat memanfaatkan waktu libur panjang untuk beribadah sekaligus mempererat spiritualitas. Selain memanfaatkan libur Lebaran, kesempatan ini juga masih terbuka hingga menjelang musim haji nanti.
Keberangkatan jemaah di bulan Syawal juga memiliki makna tersendiri. Selain suasana yang masih kental dengan nuansa Idulfitri, banyak yang meyakini pahala ibadah tetap berlimpah setelah Ramadan.
Di tengah hiruk-pikuk arus balik Lebaran, perjalanan para jemaah ini menghadirkan suasana berbeda. Bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin menuju tempat paling suci bagi umat Muslim.
Editor : Enih Nurhaeni