Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Api Masih Membara di TPA Putri Cempo, Helikopter Water Bombing Kembali Dikerahkan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, 56 Kali Water Bombing Dikerahkan

Selasa, 08 September 2026 | 06:19 WIB
  • author Taufik Budi
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, 56 Kali Water Bombing Dikerahkan
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, 56 Kali Water Bombing Dikerahkan. Foto: Ist

SOLO, iNewsJoglosemar.id – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, masih terus dilakukan. Tim gabungan hingga Minggu (6/9/2026) siang masih berjibaku memadamkan titik api sekaligus mendinginkan tumpukan sampah yang berpotensi kembali terbakar.

Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara. Polri mengerahkan helikopter untuk melakukan water bombing, sementara personel gabungan dari Polri, TNI, dan pemadam kebakaran (Damkar) Solo Raya terus menyisir kawasan TPA.

Selama tiga hari operasi, helikopter Polri telah melakukan 56 kali water bombing. Sebanyak sekitar 28.000 liter air dijatuhkan ke sejumlah titik kebakaran di kawasan TPA Putri Cempo.

Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan water bombing dilakukan untuk mendukung pemadaman dari darat, terutama pada lokasi yang sulit dijangkau petugas.

"Selama tiga hari water bombing yang dilakukan Polri sebanyak 56 kali. Hari pertama 26 kali, hari kedua 20 kali, dan hari ini 10 kali," kata AKP Lingga.

Setiap kali penerbangan, helikopter membawa sekitar 500 liter air yang diambil dari Sungai Bengawan Solo. Air kemudian dibawa menuju kawasan TPA dan dijatuhkan di titik yang masih terlihat mengeluarkan api maupun asap.

"Untuk kapasitas airnya sekitar 500 liter sekali angkut dan air diambil dari Sungai Bengawan Solo," jelasnya.

Petugas Masih Berjibaku di Tumpukan Sampah

Di darat, petugas terus melakukan penyisiran menggunakan selang dan peralatan pemadam. Penyiraman dilakukan berulang kali untuk memastikan bara api yang berada di dalam tumpukan sampah benar-benar padam.

"Untuk kegiatan pemadaman sudah kami lakukan sejak kemarin. Sampai saat ini kami masih melakukan pemadaman dan akan terus dilakukan sampai selesai," ujarnya.

Tebalnya tumpukan sampah menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Api yang terlihat di permukaan belum menjadi satu-satunya ancaman karena bara dapat bertahan di bagian dalam tumpukan sampah.

Kondisi tersebut membuat proses pendinginan harus dilakukan secara berulang. Petugas memprioritaskan titik-titik yang masih mengeluarkan asap maupun lokasi yang dinilai berpotensi kembali terbakar.

Koordinasi antara Polri, TNI dan Damkar Solo Raya terus dilakukan untuk menentukan titik yang harus segera ditangani. Pemadaman dari darat berjalan bersamaan dengan water bombing dari udara.

Hingga Minggu siang, api di TPA Putri Cempo belum sepenuhnya dinyatakan padam. Personel gabungan masih disiagakan di lokasi dan akan melanjutkan pemadaman serta pendinginan hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan.

 

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut