get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Hutan Perhutani Hebohkan Ajibarang, Warga dan Aparat Berjibaku Padamkan Api

3 Hektare Lahan Perhutani Banyumas Terbakar, Api Dipadamkan 4 Jam

Senin, 10 Agustus 2026 | 07:03 WIB
header img
3 Hektare Lahan Perhutani Banyumas Terbakar, Api Dipadamkan 4 Jam. Foto: Ist

BANYUMAS, iNewsJoglosemar.id – Sekitar 3 hektare lahan milik Perhutani di kawasan Hutan Jampes, Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, terbakar pada Minggu (9/8/2026). Api membakar rerumputan alang-alang di Petak 15 setelah merembet dari lahan milik warga.

Kebakaran lahan Perhutani di Banyumas itu diketahui warga sekitar pukul 11.30 WIB. Api awalnya muncul dari lahan warga sebelum menjalar ke kawasan Hutan Jampes.

Kondisi alang-alang yang kering ditambah tiupan angin cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat merambat. Api kemudian membakar sekitar 3 hektare lahan milik Perhutani KPH Banyumas Timur, RPH Kaliputih.

Laporan kebakaran diterima Polsek Cilongok, Polresta Banyumas, sekitar pukul 11.50 WIB. Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Cilongok langsung menuju lokasi untuk membantu pemadaman dan mencegah api meluas ke kawasan hutan.

Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan perangkat Desa Kasegeran, Tagana Banyumas, BPBD Kabupaten Banyumas, Perhutani, Polsek Cilongok, Koramil 23 Cilongok, Satpol PP Kecamatan serta warga sekitar.

Setelah sekitar empat setengah jam dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB. Kobaran api tidak sampai meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

“Penanganan dilakukan secara bersama sama untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan. Kecepatan dalam merespons laporan sangat penting, terutama ketika kondisi vegetasi kering dan angin cukup kencang,” ujarnya.

Petrus mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat musim kemarau ketika rumput dan semak dalam kondisi kering dan mudah terbakar.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di sekitar lahan kering maupun kawasan hutan.

“Apabila melihat titik api atau asap, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.

Meski api telah dipadamkan, personel gabungan masih bersiaga dan melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut