Lebih lanjut, ia juga senang karena harga tiket tidak mengalami lonjakan yang berarti.
"Saya beli tiket untuk bertiga, dan harganya masih standar. Tidak ada kenaikan signifikan dibanding hari biasa, jadi masih terjangkau," katanya.
Dengan memilih mudik lebih awal, Sawitri berharap perjalanan bisa lebih nyaman tanpa harus berdesakan dengan penumpang lain.
"Lebih tenang kalau berangkat sekarang. Saya tidak perlu buruburu dan bisa menikmati perjalanan dengan anakanak," ujarnya.
Sekadar diketahui, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang resmi memulai Posko Angkutan Lebaran 2025 dengan menggelar Apel Gelar Pasukan di Halaman Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. Apel ini dipimpin oleh Direktur Pengelolaan Sarana KAI, John Roberto, menandai kesiapan KAI dalam melayani masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.
KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran 2025 berlangsung 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025, sementara masa Posko Angkutan Lebaran berlangsung 16 hari, dari 24 Maret hingga 8 April 2025. Mengusung tagline Mudik Tenang Menyenangkan, KAI Daop 4 Semarang berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi pelanggan.
"Layanan KAI selama masa Angkutan Lebaran diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat yang hendak mudik dengan nyaman dan aman," tutur John Roberto.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait