Tak lama, rombongan polisi masuk dari pintu depan DPRD, bergerak ke arah belakang. Mereka memastikan situasi dan berupaya mengusir massa. Pasukan TNI juga tiba, menggelar apel singkat, kemudian bergabung mendukung polisi.
Gas air mata dan water cannon kembali ditembakkan. Massa mulai terdesak, digiring ke arah Simpang Lima dan Undip Pleburan. Di tengah kobaran api, mobil damkar tiba di lokasi. Petugas berusaha memadamkan api di halaman DPRD.
Sekitar pukul 21.00 WIB, situasi berangsur terkendali. Jalan Pahlawan dibuka kembali untuk lalu lintas. Namun aroma gas air mata masih menusuk, kaca-kaca pecah berserakan, pagar jebol, dan sisa kobaran api menghitamkan halaman DPRD.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyebut ada empat mobil di kompleks DPRD Jateng yang dibakar oleh massa. Ia juga megatakan, sebanyak 10 orang ditangkap oleh pihak kepolisian dalam aksi demonstrasi tersebut.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait