Adapun destinasi utama penumpang selama libur Nataru masih didominasi rute dari dan menuju Jakarta dengan porsi 49 persen. Selanjutnya disusul Banjarmasin (12 persen), Bali (8 persen), Pangkalanbun (7 persen), dan Balikpapan (7 persen).
Sulistyo optimistis pergerakan penumpang di Bandara Ahmad Yani Semarang hingga akhir tahun 2025 akan terus menunjukkan tren positif dibandingkan tahun 2024. Optimisme ini didukung oleh beroperasinya sejumlah rute baru, baik domestik maupun internasional.
“Apalagi setelah beroperasinya beberapa rute domestik dan dua rute internasional tujuan Kuala Lumpur dan Singapura di tahun ini,” terangnya.
Ia menegaskan pihaknya terus memastikan kesiapan operasional dan pelayanan kebandarudaraan selama periode Nataru. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga diperkuat demi kelancaran arus penumpang.
“Kami juga mengimbau pengguna jasa untuk selalu memperhatikan informasi penerbangan dari maskapai, mengantisipasi potensi perubahan jadwal akibat cuaca ekstrem, serta menyiapkan waktu perjalanan yang lebih fleksibel,” pungkas Sulistyo.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
