Selain kaya vitamin C, ubi yakon juga mengandung antioksidan yang berperan dalam menangkal radikal bebas, sehingga semakin diminati sebagai bahan pangan fungsional.
Hasil identifikasi ini menjadi bagian dari upaya pemetaan Kekayaan Intelektual Komunal di Jawa Tengah, khususnya dalam pengembangan Produk Indikasi Geografis yang berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Tengah, Heni Susilla Wardoyo, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendorong perlindungan hukum terhadap produk khas daerah.
“Indikasi geografis merupakan aset daerah yang bernilai strategis, sekaligus sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan potensi lokal,” jelasnya.
Melalui penguatan status Indikasi Geografis, Ubi Yakon Dieng diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat identitas pertanian Wonosobo di tingkat nasional maupun internasional.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
