Air Mata Ayah Mozza, Putrinya Hilang Setahun sebelum Sempat Kuliah di Undip

Taufik Budi
Air Mata Ayah Mozza, Putrinya Hilang Setahun sebelum Sempat Kuliah di Undip. Foto: ist

 

 

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Jaket almamater Universitas Diponegoro (Undip) yang seharusnya dikenakan Mozza Axillia Gunarsa kini tinggal menjadi simbol harapan bagi keluarganya. Remaja berusia 18 tahun asal Kabupaten Semarang itu dinyatakan diterima sebagai mahasiswa baru Undip pada Juli 2025, namun ia tak pernah mengetahui kabar tersebut karena telah lebih dulu menghilang dari rumah.

Sudah satu tahun berlalu sejak Mozza meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Hingga kini, keluarga masih menanti kepulangannya tanpa pernah menerima kabar sedikit pun.

Di ruang tamunya, Singgih (42), ayah Mozza, tak kuasa menahan air mata saat mengenang pesan WhatsApp terakhir yang dikirim putri sulungnya.

"Yah, kakak keluar sama Mbak Ayuk ke rumah teman Mbak Ayuk yang dikodam, nganter laptop mau dipinjam teman Mbak Ayuk."

Pesan itu dijawab Singgih dengan singkat.

"Iya."

Tak ada yang menyangka balasan sederhana itu menjadi percakapan terakhir antara ayah dan anak.

Sejak hari itu, pesan-pesan berikutnya tak lagi terkirim. Tanda centang pada WhatsApp hanya tinggal satu. Foto profil Mozza menghilang. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, namun keberadaan gadis yang dikenal pendiam dan berprestasi itu tak pernah diketahui.

Janji Bertemu yang Tak Pernah Terjadi

Singgih mengaku mulai merasa ada yang tidak biasa ketika Mozza tak kunjung memberi kabar.

Menurutnya, putrinya selama ini selalu memberi informasi ketika bepergian, bahkan kerap mengirim foto lokasi yang didatangi.

Namun, kebiasaan itu sama sekali tidak dilakukan pada hari terakhir sebelum ia menghilang.

Kecurigaan keluarga juga muncul setelah teman yang disebut Mozza dalam pesan terakhir, yakni Ayuk, mengaku tidak pernah memiliki janji bertemu pada hari itu.

"Saat itu memang saya sudah curiga. Biasanya kalau pergi itu pasti foto tempatnya, laporan. Tapi kok kali ini tidak. Dan sampai sekarang tidak pernah ada kabar apa pun atau petunjuk apa pun yang dikirimkan oleh Mozza," ujar Singgih saat ditemui di kediamannya, Rabu (8/7/2026).

Ponsel Ditemukan, tetapi Misteri Belum Terpecahkan

Keluarga telah melaporkan hilangnya Mozza ke Polres Semarang dan Polda Jawa Tengah. Namun hingga kini, pencarian belum membuahkan hasil.

"Saya sudah lapor ke Polres Semarang, ke Polda Jawa Tengah, tapi belum ada hasil. Menurut saya prosesnya lama dan terkesan bertele-tele," katanya.

Beberapa bulan setelah Mozza menghilang, telepon seluler miliknya ditemukan seseorang di kawasan Kota Lama Semarang.

Ponsel tersebut kemudian diserahkan kepada polisi dan kini diamankan di Polres Semarang.

Namun, menurut Singgih, kondisi perangkat sudah direset sehingga data di dalamnya tidak lagi dapat diakses secara langsung.

"Ponselnya ketemu di Kota Lama sekitar September 2025. Ada orang yang menemukan, tapi kondisinya sudah direset. Tapi kan mungkin masih bisa dipulihkan, bisa diselidiki lewat itu," ujarnya.

Tak hanya ponsel, kartu tanda penduduk (KTP) dan surat izin mengemudi (SIM) milik Mozza juga ditemukan tercecer di Jalan Dr. Cipto, Kota Semarang oleh seorang tukang becak.

Barang-barang tersebut akhirnya kembali ke tangan keluarga melalui warga yang mengenali identitas Mozza.

Singgih mengaku sempat meminta polisi menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi penemuan dokumen tersebut, namun hingga kini belum memperoleh hasil.

Ada Petunjuk yang Diminta Diselidiki

Di tengah upaya mencari keberadaan putrinya, Singgih mengaku menemukan petunjuk lain dari media sosial Mozza.

Menurutnya, masih terdapat sebuah akun yang rutin berkomunikasi dengan putrinya sebelum menghilang.

Informasi tersebut telah disampaikan kepada penyidik karena dianggap dapat membantu mengungkap keberadaan Mozza.

"Saya minta polisi menyelidiki siapa pemilik akun itu karena menurut saya itu petunjuk penting," ungkapnya.

Selain menunggu hasil penyelidikan, Singgih juga melakukan pencarian secara mandiri.

Ia mendatangi berbagai lokasi berdasarkan informasi masyarakat, mulai dari wilayah Semarang, Solo, Indramayu di Jawa Barat, hingga Jombang, Jawa Timur.

Bahkan, ketika nomor lama Mozza sempat terdeteksi aktif di Jombang, Singgih ikut mendampingi penyidik melakukan pengecekan. Namun nomor tersebut ternyata telah digunakan oleh orang lain.

Mimpi Kuliah di Undip yang Tertunda

Di balik pencarian yang tak kunjung usai, ada kenyataan yang terus menghantui keluarga.

Sebulan setelah Mozza menghilang, Universitas Diponegoro (Undip) mengumumkan hasil penerimaan mahasiswa baru.

Nama Mozza tercantum sebagai salah satu calon mahasiswa yang dinyatakan lolos.

Namun, kabar membahagiakan itu tak pernah sampai kepada pemiliknya.

"Jadi mungkin Mbak Mozza belum tahu dia keterima jadi mahasiswa di Undip. Bulan Juli 2025 itu pengumuman penerimaan mahasiswa baru dan anak saya diterima," kata Singgih sambil mengusap air mata.

Bagi keluarga, momen yang seharusnya menjadi awal perjalanan baru Mozza justru berubah menjadi pengingat akan kehilangan yang belum berakhir.

Singgih meyakini putrinya tidak pergi atas keinginannya sendiri.

Ia menilai ada kemungkinan pihak lain terlibat karena Mozza hanya membawa tas kecil saat meninggalkan rumah. STNK kendaraan dan pengisi daya ponsel bahkan masih tertinggal di rumah.

Menurutnya, selama ini Mozza dikenal sebagai anak yang mandiri, penurut, berprestasi, dan tidak pernah menimbulkan masalah di lingkungan keluarga.

Harapan Seorang Ayah

Di tengah ketidakpastian yang telah berlangsung selama setahun, Singgih mengaku masih menyimpan keyakinan bahwa putrinya dalam keadaan selamat.

Ia pun menyampaikan pesan sederhana apabila suatu hari Mozza melihat berita ini.

"Pulang, Nak. Sini ke rumah, kita kumpul lagi. Kasihan ibu sama adik kamu. Pulang, Nak. Saya percaya anak saya masih hidup dan dalam kondisi selamat."

Singgih juga berharap kepolisian dapat terus mengusut kasus hilangnya putrinya hingga menemukan titik terang, sehingga penantian panjang keluarganya dapat segera berakhir.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network