Setahun Terakhir, Polda Jateng Sita 50 Kg Sabu dan Rehabilitasi 255 Tersangka Narkoba
Lebih lanjut, Artanto menyampaikan bahwa secara umum gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Jateng mengalami penurunan, khususnya pada kejahatan konvensional yang turun signifikan, seiring dengan tingginya tingkat penyelesaian perkara oleh aparat kepolisian.
“Ini menunjukkan efektivitas langkah preventif dan penegakan hukum yang dilakukan jajaran Polda Jateng,” ujarnya.
Di bidang lalu lintas, meskipun jumlah kecelakaan mengalami peningkatan, namun angka korban meninggal dunia justru menurun. Hal tersebut, menurut Artanto, tidak terlepas dari penguatan upaya preventif melalui edukasi, sosialisasi keselamatan berlalu lintas, serta optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
“Hal ini sekaligus menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas,” lanjutnya.
Artanto juga menegaskan komitmen Polda Jateng dalam penegakan hukum yang profesional dan transparan, termasuk penanganan sejumlah kasus berprofil tinggi serta kasus internal, sebagai bentuk akuntabilitas institusi kepada publik.
Selain penegakan hukum, peran Polri dalam mendukung program pemerintah turut menjadi bagian penting dari capaian kinerja tahun 2025. Di antaranya dukungan terhadap ketahanan pangan, penanganan bencana, pembangunan jembatan penghubung di daerah terpencil, hingga berbagai bentuk pelayanan sosial kemasyarakatan.
“Ke depan, Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menghadirkan Polri yang presisi, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Pol Artanto.
Editor : Enih Nurhaeni