get app
inews
Aa Text
Read Next : 123 Ton Bawang Bombay Ilegal Diamankan, Polisi Periksa Sopir Truk

5 Daerah di Jateng-DIY Catat Trafik Data Tertinggi saat Tahun Baru, Semarang Bukan Pertama

Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:00 WIB
header img
5 Daerah di Jateng-DIY Catat Trafik Data Tertinggi saat Tahun Baru, Semarang Bukan Pertama. Foto: Ist

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Lonjakan signifikan trafik data terjadi di lima daerah di Jawa Tengah selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Puncak kenaikan trafik terjadi pada 1 Januari 2026, seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat.

Lima daerah dengan trafik data tertinggi di Jawa Tengah dan DIY tersebut yakni Klaten, Wonogiri, Magelang, Semarang, dan Gunung Kidul. Masing-masing daerah mencatat pertumbuhan trafik yang menonjol dibandingkan hari normal.

Berdasarkan data Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) Regional Central Java, peningkatan trafik tertinggi tercatat di Klaten sebesar 28,41 persen, disusul Wonogiri 27,93 persen, Magelang 23,55 persen, Semarang 23,45 persen, serta Gunung Kidul 21,83 persen. Secara regional, trafik data di Jawa Tengah meningkat hingga 1,1 kali lipat dibandingkan periode hari biasa.

Secara nasional, selama periode Nataru 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, Indosat mencatat pertumbuhan trafik data double-digit, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari normal, serta lebih dari 20 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Lonjakan trafik ini mencerminkan semakin meluasnya aktivitas digital masyarakat, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di wilayah wisata dan pusat ekonomi baru. Untuk memastikan kualitas layanan tetap stabil, Indosat mengoptimalkan jaringan di ribuan titik strategis dengan kesiapan infrastruktur yang terus diperluas.

Optimalisasi tersebut didukung oleh Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat operasi jaringan berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan performa jaringan secara real time. Teknologi ini memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan secara adaptif di lokasi-lokasi dengan lonjakan trafik tinggi.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung mengatakan, pertumbuhan trafik data tidak hanya menjadi indikator teknis, tetapi juga mencerminkan perkembangan ekonomi digital Indonesia.

“Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di daerah wisata dan wilayah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas. Ini menunjukkan bahwa dampak layanan Indosat semakin luas,” ujarnya.

Menurut Desmond, dukungan teknologi AI pada DIOC memungkinkan tim teknis menangani potensi gangguan dengan lebih cepat, sehingga pelanggan IM3, Tri, dan HiFi tetap dapat menikmati koneksi yang andal di mana pun berada.

Selain peningkatan trafik, periode liburan akhir tahun juga ditandai dengan lonjakan penggunaan layanan digital. Lima aplikasi dengan konsumsi data tertinggi selama Nataru adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube.

Saat ini, Indosat didukung oleh lebih dari 208.000 BTS 4G dan 1.404 BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah BTS 4G tersebut tumbuh 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga semakin memperluas jangkauan layanan.

Di sisi lain, Indosat juga terus melanjutkan pemulihan konektivitas di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra. Hingga kini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5 persen.

Indosat memastikan konektivitas tetap terjaga sebagai bagian dari dukungan terhadap aktivitas masyarakat pascabencana, termasuk dengan menempatkan tim siaga di bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, serta area pengungsian, serta mengoperasikan posko pemantauan terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh.

 

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut